detikcom

Rabu, 24/10/2012 13:31 WIB

Golkar Yakin Ical Bisa Atasi Dahlan Iskan, Agus Marto dan Gita Wirjawan

Ahmad Toriq - detikNews
Foto: detikcom
Jakarta - Golkar mantap mengusung Aburizal Bakrie (Ical) sebagai capres. Golkar siap untuk memenangkan ketua umumnya tersebut siapapun lawannya, termasuk salah satu dari Dahlan Iskan, Agus Marto ataupun Gita Wirjawan.

"Siap dong (bersaing)," kata Bendahara Umum Partai Golkar, Setya Novanto, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (24/10/2012).

Menurut Setya, sah-sah saja jika salah satu dari ketiga menteri di Kabinet Indonesia Bersatu jilid dua itu maju bursa capres. Namun, dia yakin Ical masih berada di atas ketiga nama tersebut.

"Semuanya dasarnya survei dan elektabilitas. Surveinya bagaimana, Pak Ical selama ini ada keunggulan, bahwa di dalam survei-survei itu baik Golkar dan Pak Ical tetap ada kenaikan," ujar Pria yang juga Ketua Fraksi Golkar DPR itu.

Setya juga mengungkap syarat seseorang untuk menjadi capres, yaitu harus memiliki visi kebangsaan.

"Semuanya yang penting jadi pilihan rakyat, punya kemampuan, bukan hanya tegas, tapi juga harus punya visi ke depan dan wawasan Indonesia," imbuhnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(trq/van)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%