Detik.com News
Detik.com
Rabu, 24/10/2012 09:03 WIB

Hari ke-9 Jokowi

Sidak Puskesmas Sentiong, Jokowi Periksa Gigi

Sukma Indah Permana - detikNews
Halaman 1 dari 2
Sidak Puskesmas Sentiong, Jokowi Periksa Gigi
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo kembali sidak ke Puskesmas Kramat Sentiong, Jakarta Pusat. Kali ini, Jokowi menyempatkan diri terlibat dalam antrean pendaftaran pasien dan memeriksakan gigi di puskesmas tersebut.

Pantauan detikcom, Jokowi hadir lebih dulu dari beberapa staf Balai Kota dan rombongan wartawan yang mengejar agenda sang gubernur. Jokowi datang di puskemas tersebut sekitar pukul 08.15 WIB dan sudah berada di dalam antrean para pasien yang mendaftar untuk berobat.

Mantan Wali Kota Solo ini rupanya ingin mengetahui bagaimana proses pelayanan Puskesmas Kramat Sentiong kepada para masyarakat. Jokowi pun ikut mengantre untuk mendapatkan nomor urut pemeriksaan pasien.

"Saya ingin tahu prosesnya periksa di puskesmas, mau periksa gigi," kata Jokowi, Rabu (24/10/2012).

Setelah mendapat nomor antrean, Jokowi dipersilakan untuk naik ke lantai dua Puskesmas Keramat Sentiong. Di lantai tersebut terdapat ruang periksa dokter gigi.

Jokowi berada di ruang tersebut tidak lama, kurang dari lima menit dan langsung turun ke lantai dasar.

"Ternyata sudah ada pemeriksaan dokter, bagus, bagus. Jam 08.00 WIB sudah buka, dokternya sudah periksa," puji Jokowi.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ahy/ndr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%