detikcom
Selasa, 23/10/2012 12:50 WIB

Cabuli Bocah 12 Tahun, Dokter di Malaysia Ditangkap Polisi

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ilustrasi
Kuala Lumpur, - Seorang dokter di Malaysia ditangkap aparat setempat setelah ketahuan mencabuli seorang bocah berusia 12 tahun di kliniknya. Perbuatan cabul sang dokter terbongkar ketika ayah korban curiga dengan telepon genggam mewah yang tiba-tiba dimiliki putranya.

"Awalnya, bocah tersebut berbohong dengan mengatakan bahwa dia menemukan telepon genggam tersebut di taman bermain," ujar Kepala Kepolisian Distrik Nusajaya, Inspektur Noor Hashim Mohamed, seperti dilansir The Star, Selasa (23/10/2012).

"Tapi setelah ditanyai berulang kali, bocah tersebut akhirnya mengakui bahwa dia mendapatkannya dari seorang dokter," imbuhnya.

Merasa curiga mengapa sang dokter memberikan smartphone tersebut kepada anaknya, sang ayah pun melapor ke polisi setempat. Diketahui bahwa anak laki-laki itu mulai memiliki telepon pintar itu sejak melakukan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Sultanah Aminah, Johor Baru, Malaysia.

"Kami menerima laporan pada Minggu (21/10) sekitar pukul 20.00 waktu setempat, setelah sang ayah menemukan anaknya memiliki Samsung Galaxy Ace baru," terang Noor Hashim.

Hasil penyelidikan polisi menunjukkan, bahwa sang dokter pernah membawa bocah tersebut ke kliniknya di kawasan Taman Bukit Indah pada 20 Oktober lalu. Di sana, sang dokter yang sudah membuka kliniknya sejak 5 tahun lalu, berbuat tak senonoh pada korban.

"Dia memeluk korban dan menyentuh bagian pribadinya. Dokter juga meminta si bocah untuk membuka celananya, tapi dia menolak," jelas Noor Hashim.

Polisi telah berhasil membekuk sang dokter di kliniknya pada Senin (22/10) sekitar pukul 13.00 waktu setempat. Kasus ini masih dalam penyelidikan kepolisian setempat.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nvc/ita)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%