Detik.com News
Detik.com
Senin, 22/10/2012 22:00 WIB

Status Gunung Raung di Banyuwangi Naik Jadi Siaga

Rachmadin Ismail - detikNews
Status Gunung Raung di Banyuwangi Naik Jadi Siaga Gunung Raung (doc.wikipedia)
Banyuwangi - Aktifitas Gunung Raung di Banyuwangi, Jawa Timur terpantau terus meningkat dalam sepekan terakhir ini. Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status gunung tersebut dari waspada ke siaga.

"Terhitung 22 Oktober 2012, pukul 20.30 WIB, status dinaikkan dari Waspada ke Siaga Gunung Raung," ujar Kepala PVMBG, Surono, dalam keterangan singkatnya kepada detikcom, Senin (22/10/2012).

Surono mengatakan aktivitas vulkanik Gunung Raung terus meningkat sejak tanggal 17 Oktober 2012 pukul 15.00 WIB. Peningkatan itu ditandai oleh terekamnya tremor vulkanik menerus (amplitudo rata-rata 2-4 mm). Karena peningkatan itu, pada 18 Oktober 2012 pukul 21.00 WIB, status kegiatan dinaikkan dari normal ke waspada.

"Tanggal 19-20 Oktober 2012, amplitudo tremor vulkanik (energi) naik menjadi 8-10 mm (maksimum 25 mm). Teramati asap di puncak Gunung Raung dengan tinggi 50 meter dari puncak. Tanggal 21 Oktober 2012 hingga saat ini amplituda tremor terus meningkat menjadi 12-15 mm (maksimum 30 mm hingga overscale), tinggi asap dari puncak 50-75 mm," tulisnya.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(rmd/nwk)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%