Minggu, 21/10/2012 07:58 WIB

2 Video Mesum Gegerkan Kukar, Salah Satunya Diduga Diperankan Siswi SMP

Robert - detikNews
Samarinda, - Dua video mesum yang diduga diperankan remaja usia sekolah, beredar di tengah masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur. Bahkan salah satunya, diduga kuat diperankan seorang siswi salah satu SMP setempat.

Selain di Kukar, video tak senonoh itu juga beredar di Samarinda. Video pertama, berdurasi sekitar 6 menit. Seorang remaja wanita terlihat dikelilingi lebih dari 3 rekan remaja pria berada di sebuah pondok. Adegan mesum yang dilakukan mereka, direkam dengan menggunakan telepon selular. Bahkan pembicaraan mereka terdengar jelas berlogat bahasa daerah Kutai Kartanegara.

"Ini 'kan bahasa Kutai, terdengar jelas. Video ini sudah menyebar luas dari hp ke hp. Di sini saja (Samarinda) heboh, apalagi di sana (Kukar)," kata Rudiyanto, dalam perbincangan bersama detikcom di Samarinda, Minggu (21/10/2012).

Rudiyanto menilai, perilaku tidak senonoh dalam video tersebut tidak lepas dari penyalahgunaan perkembangan teknologi dan minimnya pengawasan orangtua terhadap perekam dan pelaku dalam video tersebut.

"Hp bisa merekam, ya merekamnya yang tidak senonoh seperti ini. Seperti anak remaja yang tidak dididik dan minim pengawasan orangtuanya," ujar Rudiyanto.

Sementara pada tayangan video lainnya lebih mengejutkan. Dua remaja belia pria dan wanita, terlihat asik berbuat mesum di atas motor roda dua. Video berdurasi sekitar 3 menit itu, direkam oleh remaja pria. Namun yang lebih mencengangkan, pemeran remaja wanita terlihat mengenakan seragam olahraga salah satu SMP negeri di Kutai Kartanegara berwarna biru.

"Ini di video, wajah si cewek memang ditutup. Tapi baju olahraganya itu tidak bisa dibohongi. Tertulis salah satu sekolah negeri di Sebulu, Kukar," ketus Samsudin, warga Samarinda lainnya.

"Ini bagaimana sekolahnya ya? Pastinya sangat malu kalau pemeran video itu benar-benar siswi di sekolah itu. Perilaku remaja sekarang benar-benar keterlaluan," ucap Samsudin kesal.

"Video mesum ini menjadi pelajaran sangat berharga, buat orangtua dan guru-guru di sekolah. Kalau perlu, setiap hari hp itu dirazia isi kontennya. Kalau tidak razia oleh gurunya, ya dirazia orangtuanya. Supaya perilaku anak setiap hari, salah satunya bisa diketahui dan diawasi melalui hpnya. Ini benar-benar perilaku remaja yang menyimpang," tutupnya.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ahy/ahy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%