Jumat, 19/10/2012 15:47 WIB

Alumnus Universitas Pamulang Diduga Provokasi Demo Tolak Wakapolri

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - YR, alumnus Universitas Pamulang (Unpam) ikut diamankan saat demo menolak kedatangan Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna. Polisi menduga ia memprovokasi para mahasiswa untuk melakukan aksi anarki.

"YR, warga Sukabumi, ini adalah alumni Unpam dan sudah 2 tahun lulus. Ini yang menggerakkan dan memimpin mereka, yang kemarin siaran di televisi itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Jumat (19/10/2012).

Dikatakan dia, YR memanfaatkan mahasiswa Fakultas Hukum Semester VI, EF, sebagai penyambung lidah ke rekan mahasiswa lain. "EF ini tangan kanan YR. Dia yang menyambung hubungan mahasiswa dengan alumninya," kata Rikwanto. YR saat ini masih diperiksa oleh polisi.

Sembilan mahasiswa Unpam lainnya, yakni JC mahasiswa Jurusan Keguruan Semester VI, HR mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Semester III, ES mahasiswa Fakultas Ekonomi Semester VII, DK mahasiswa Fakultas Hukum Semester VII, DM mahasiswa Fakultas Hukum Semester VII, EK mahasiswa jurusan Keguruan Semester I, NC mahasiswa jurusan Teknik Mesin Semester VII dan EH jurusan teknik Industri Semester VI.

"Serta RS, warga Cilacap Jawa Tengah, jurusan Teknik Industri Semester VIII, dia bawa sajam pada waktu itu," kata dia.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mei/aan)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%