detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 11:26 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 19/10/2012 15:47 WIB

Alumnus Universitas Pamulang Diduga Provokasi Demo Tolak Wakapolri

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - YR, alumnus Universitas Pamulang (Unpam) ikut diamankan saat demo menolak kedatangan Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna. Polisi menduga ia memprovokasi para mahasiswa untuk melakukan aksi anarki.

"YR, warga Sukabumi, ini adalah alumni Unpam dan sudah 2 tahun lulus. Ini yang menggerakkan dan memimpin mereka, yang kemarin siaran di televisi itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Jumat (19/10/2012).

Dikatakan dia, YR memanfaatkan mahasiswa Fakultas Hukum Semester VI, EF, sebagai penyambung lidah ke rekan mahasiswa lain. "EF ini tangan kanan YR. Dia yang menyambung hubungan mahasiswa dengan alumninya," kata Rikwanto. YR saat ini masih diperiksa oleh polisi.

Sembilan mahasiswa Unpam lainnya, yakni JC mahasiswa Jurusan Keguruan Semester VI, HR mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Semester III, ES mahasiswa Fakultas Ekonomi Semester VII, DK mahasiswa Fakultas Hukum Semester VII, DM mahasiswa Fakultas Hukum Semester VII, EK mahasiswa jurusan Keguruan Semester I, NC mahasiswa jurusan Teknik Mesin Semester VII dan EH jurusan teknik Industri Semester VI.

"Serta RS, warga Cilacap Jawa Tengah, jurusan Teknik Industri Semester VIII, dia bawa sajam pada waktu itu," kata dia.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(mei/aan)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%