Jumat, 19/10/2012 06:41 WIB

Realisasi Instruksi Jokowi

Dinas PU DKI Keruk Sampah di Kali Pademangan

Ferdinan - detikNews
Pengerukan kali di Pademangan (Foto: Dinas PU DKI Jakarta)
Jakarta - Dinas Pekerjaan Umum langsung tancap gas mengerjakan instruksi pengerukan sampah di Kali Pademangan, Jakarta Utara, pasca instruksi Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. Sehari setelah instruksi, Dinas PU langsung mengerahkan petugas membersihkan Kali Pademangan.

"Sudah dilaksanakan sejak tanggal 17 Oktober, tenaga kerja sudah diturunkan. mudah-mudahan segera selesai," kata Kepala Dinas PU DKI Jakarta, Ery Basworo kepada detikcom, Kamis (18/10/2012) malam.

Ery mengatakan ada 25 tenaga kerja yang dikerahkan. Dinas PU juga menyediakan truk pengangkut sampah. "Pengerjaan tidak bisa pakai alat karena banyak jembatan pendek dan utilitas pipa-pipa," terangnya.

Pademangan merupakan daerah pertama yang dikunjungi Jokowi sehari pasca pelantikan. Dalam kunjungan (16/10) yang didampingi sejumlah kepala dinas ini, Jokowi meninjau pemukiman, ruang terbuka hijau termasuk kali dan drainase air.

Jokowi secara khusus juga memerintah Kadis PU untuk segera membantu pengerukan sampah di kali yang ada di Pademangan. Tak hanya itu, Jokowi meminta warga sekitar ikut serta membantu membersihkan kali yang penuh dengan sampah.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fdn/edo)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
65%
Kontra
35%