Kamis, 18/10/2012 16:13 WIB

Demo Peresmian PLTU Cirebon, Mahasiswa Sempat Blokir Jalur Pantura

Faiq Rhesa - detikNews
Foto: Faiq Resha/detikcom
Cirebon - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pergerakan Mahasiswa Cirebon mendemo peresmian PLTU Cirebon. Mereka menilai PLTU membahayakan warga.

Setelah berkonvoi, puluhan mahasiswa menuju pintu gerbang PLTU Cirebon di Desa Kanci Kulon, Kec Kanci, Cirebon, Kamis (18/10/2012). Mereka sempat memblokir jalur pantura Cirebon-Tegal beberapa saat dengan sepeda motor. Namun polisi segera menyingkirkan sepeda motor dari jalan.

Koordinator aksi, Aziz Hamdan menyebut, PLTU tidak dilengkapi dengan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Oleh karenanya, mahasiswa menuntut PLTU tak diresmikan dan kalau perlu, ditutup.

"Diperkirakan, setiap tahun PLTU akan mengeluarkan 37 ribu ton limbah radioaktif. Ini sangat berbahaya. Bahayanya 10 kali lipat dari manfaatnya," ujar Aziz Hamdan.

PLTU kanci dengan kapasitas 1x660 MW diresmikan oleh Menteri ESDM Jero Wacik. Saat ini, mahasiswa masih berorasi di jalur pantura.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(try/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
68%
Kontra
32%