Kamis, 18/10/2012 08:34 WIB

Sesditjen Dikti Kemendikbud akan Dihadirkan di Sidang Angie

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Sidang kasus suap wisma atlet dan proyek di universitas dengan terdakwa Angelina Sondakh akan kembali digelar hari ini. Sesditjen Dikti Kemendikbud Harris Iskandar akan dihadirkan sebagai saksi.

Berdasarkan informasi yang didapat dari tim pengacara Angie, Selain Harris, hari ini jaksa juga akan menghadirkan Kepala Bagian Perencanaan dan Penganggaran Ditjen Dikti Dadang Sudiyarto. Ada juga staf dari Permai Grup yakni Dadang Hermawan, Lutfi Adriansyah dan Dewi Utari.

Terkait para pejabat di Ditjen Dikti Kemendikbud ini, dalam surat dakwaan yang dirumuskan jaksa KPK, disebutkan, Angie memperkenalkan Mindo Rosalina Manulang dengan Sesditjen Dikti Kemendikbud Haris Iskandar guna membahas proyek-proyek di universitas.

"Terdakwa memperkenalkan Mindo Rosalina dengan Sesditjen Dikti Kemendiknas untuk membicarakan proyek di Kemendiknas," ujar jaksa Agus Salim ketika membacakan dakwaan untuk Angie, di pengadilan negeri Tipikor, Jl Rasuna Said, Jaksel, Kamis (6/9/2012).

Pertemuan dengan Haris itu dilakukan setelah Rosa yang mewakili Grup Permai melakukan kesepakatan dengan Angie untuk pengaturan proyek di Kemenpora dan Kemendikbud. Rosa menerima perintah langsung dari M Nazaruddin untuk bernegosiasi dengan Angie.

Sedangkan untuk pengaturan proyek di Kemenpora, Jaksa menyebut Angie memperkenalkan Rosa ke Sesmenpora Wafid Muharam.

"Untuk di Kemenpora terdakwa memperkenalkan Mindo Rosalina dengan Wafid Muharam," papar Jaksa Agus Salim.

Terkait Haris Iskandar ini, KPK sebelumnya pernah memeriksa Sekretaris Ditjen (Sesditjen) Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Harris Iskandar dan Kasubag Program Dan Anggaran Ditjen Pendidikan Kemendikbud Ahmad Mahmudin. Ketua Komisi X DPR RI, Mahyuddin NS dan juga pernah diperiksa dalam kasus yang menjerat Putri Indonesia tahun 2001 ini.

Penyidik juga pernah memeriksa staf Angie, Lindina Wulandari. Nama Lindina pernah muncul dalam obrolan via Blackberry Messenger (BBM) antara Angie dan eks Direktur Pemasaran PT Anak Negeri, Mindo Rosalina Manullang. Angie pernah meminta Rosa untuk mentransfer dana terkait bencana di Gunung Merapi ke rekening atas nama Lindina.

Angie selaku anggota Komisi X DPR RI pada tahun 2010-20111 diduga menerima imbalan terkait pembahasan anggaran proyek Wisma Atlet SEA Games di Kemenpora dan anggaran untuk pengadaan fasilitas universitas di Kemendikbud.

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(fjp/trq)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
66%
Kontra
34%