detikcom

Kamis, 18/10/2012 07:55 WIB

Volvo Tabrak Mobil Boks di Tol Tanjung Priok

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Sedan Volvo menabrak keras mobil boks di KM 21+400 Tol Wiyoto Wiyono, Tanjung Priok arah Pluit, Jakarta Utara. Akibat tabrakan tersebut, Volvo bernopol B 8334 WT terpental ke sisi sebelah kiri ruas tol tersebut, sedangkan mobil boks bernopol B 9712 PCA terpental ke jalur kanan.

"Volvonya ringsek di sisi depan sebelah kanan terpental ke pembatas sebelah kiri. Mobil boks bagian belakang sebelah kiri informasinya penyok dan terpental ke jalur kanan," kata petugas Jasa Marga, Ika, pada detikcom, Kamis (18/10/2012).

Kejadian ini terjadi pada pukul 07.30 WIB persis di depan Universitas Bunda Mulia. Belum ada informasi terkait korban jiwa maupun luka-luka dalam kecelakaan ini.

"Tabrakan memang cukup keras, tapi belum ada informasi soal korban jiwa, korban luka berat, atau korban luka ringan," kata Ika.

Kepadatan kendaraan pun sudah mulai terjadi menjelang KM 20 mendekati lokasi. Ika memprediksi kepadatan kendaraan akan cepat terjadi karena situasi dan kondisi di lokasi bertepatan dengan jam berangkat kerja.

"Kepadatan kendaraan masih kisaran menjelang lokasi sudah satu kilometer, karena lokasi jalan sempit biasanya cepat kepadatannya," ujar Ika.

Saat ini, kedua kendaraan tersebut masih diupayakan untuk dievakuasi oleh petugas di lokasi. "Sudah ada petugas di lokasi," tutup Ika.

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(vid/trq)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
77%
Kontra
23%
MustRead close