detikcom
Rabu, 17/10/2012 13:21 WIB

Jokowi Bahas Monorel Minggu Ini

Nur Khafifah - detikNews
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) akan bertemu dengan pihak-pihak terkait untuk membahas dua proyek transportasi massal di Jakarta. Salah satu proyek yang akan dibahas pekan ini adalah proyek monorel.

"Monorel harus segera dikerjakan. Tapi harus presentasi dulu, saya kan tidak tahu kenapa dulu tidak jadi. Presentasinya akan dilakukan pada minggu-minggu ini," ujar Jokowi di sela-sela meninjau pelaksanaan hari pertama Trade Expo Indonesia ke-27 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (17/10/2012).

Menurut Jokowi untuk mewujudkan proyek monorel yang dianggap bisa mengurangi kemacetan di Jakarta akan memakan waktu yang cukup panjang. Untuk itu dia meminta semua pihak untuk menunggu proses tersebut dengan sabar.

Ditanya mengenai proyek railbus, dia mengaku belum bisa berbicara banyak karena masih menunggu pertemuan dengan pemrakarsa railbus itu sendiri. "Nanti kita lihat apabila sudah bertemu dengan investor dan pemrakarsanya. Setelah itu baru saya ngomong," terang pria yang memulai karier sebagai eksportir mebel ini.

Sebelum berangkat ke Kemayoran, Jokowi sempat menyatakan siap mempresentasikan proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) dan monorel. Jokowi menjelaskan monorel akan dibangun di samping jalur bus TransJakarta. Dengan begitu, jalur bus warisan mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso itu tidak digusur.

"Saya ingin presentasi semuanya. MRT, saya presentasi dulu seperti apa, kalau sudah oke, kalkulasi perhitungan oke, jalan monorel juga sama. Monorel kan berhenti, presentasi lagi. Kalau kalkulasi oke, rencana makro oke ya jalan. Jangan rumit-rumitlah, masalah sederhana jangan dirumitin," kata sarjana kehutanan UGM ini di Balai Kota.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(riz/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
41%
Kontra
59%
MustRead close