detikcom

Jumat, 19/10/2012 00:00 WIB

Mandiri e-money 'Kartu Super' Untuk Kemudahan Transaksi Anda

Advertorial - detikNews

Jakarta - - Bertepatan dengan perayaan HUT ke - 14, Bank Mandiri meluncurkan inovasi baru berupa kartu prabayar multifungsi yang dapat digunakan untuk berbagai macam transaksi. Kartu yang bernama mandiri e-money ini adalah re-brand dari mandiri prabayar (e-Toll Card, Indomaret Card dan GazCard) yang telah terlebih dahulu hadir dan digunakan selama ini.

Kini dengan adanya mandiri e-money, Anda tidak perlu lagi memiliki banyak kartu untuk segala transaksi rutin Anda seperti bayar tol, parkir, pembayaran tarif bus (Trans Jogja & Batik Solo Trans), pembelian BBM di SPBU Pertamina, belanja harian di toko ritel dan di restoran-restoran tertentu. Cukup gunakan mandiri e-money maka Anda akan merasakan transaksi yang lebih mudah dan praktis.

mandiri e-money bisa Anda dapatkan di cabang-cabang utama Bank Mandiri di Jabodetabek mulai tanggal 15 Oktober 2012 dengan nilai kartu perdana yang harus diisikan minimal Rp 100 ribu sampai dengan jumlah saldo maksimal Rp 1 juta. Harga kartu perdana mandiri e-money GRATIS.

Nikmati juga mudahnya isi ulang mandiri e-money di Indomaret, Alfamart, Alfamidi, Lawson, Superindo, cabang Bank Mandiri dan mandiri atm bertanda:


Untuk informasi lengkap lokasi isi ulang mandiri e-money dapat diakses melalui www.isiulangetoll.com. Keterangan lebih lanjut hubungi mandiri call 14000 atau klik website Bank Mandiri www.bankmandiri.co.id.

Mau praktis, mandiri saja.
(adv/adv)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Advertorial Lainnya Indeks Advertorial ยป
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
0%
Kontra
100%