Selasa, 16/10/2012 12:09 WIB

Pengacara Keluhkan Beredarnya Foto Seksi Novi Amilia di Kantor Polisi

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Pengacara Novi Amilia, Chris Sewu, menyesalkan beredarnya sejumlah foto seksi kliennya yang berusia 25 tahun itu. Diduga foto itu dijepret kala Novi tengah berada di kantor polisi, beberapa saat setelah dia diamankan.

"Itu kasihan, dalam kondisi seperti itu, seharusnya (foto) bisa diamankan. Ini bisa menghancurkan hidup orang," keluh Chris saat dimintai tanggapannya, Selasa (16/10/2012).

Foto Novi nyaris bugil beredar melalui sejumlah grup BlackBerry Messenger (BBM). Chris sudah mendengar keberadaan foto-foto itu. Diduga, foto itu diambil saat Novi berada di kantor polisi, dengan melihat borgol yang tampak di tangan model majalah dewasa itu.

"Kepada pimpinan kepolisian kita minta diusut," pinta Chris.

Foto-foto tersebut beredar tidak lama setelah Novi diamankan petugas pada Kamis 11 Oktober setelah menabrak 7 pengguna jalan di Taman Sari. Di foto-foto yang tersebar di sejumlah kalangan itu, Novi mengenakan bra biru dan celana pendek putih.

Chris tidak ingin menuding siapa yang menyebarkan, namun dia berharap siapa pun pihak-pihak tersebut, menghentikan aksinya. "Tolong, kasihan," harapnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndr/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
65%
Kontra
35%