Detik.com News
Detik.com
Senin, 15/10/2012 18:11 WIB

Kapolsek: Novi Amilia Tetap Diproses di Polsek Taman Sari

Septiana Ledysia - detikNews
Kapolsek: Novi Amilia Tetap Diproses di Polsek Taman Sari
Jakarta - Pengemudi berbikini yang menabrak tujuh pejalan kaki, Novi Amilia, tetap akan diproses oleh Polsek Taman Sari, Jakarta Barat. Namun, saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan dari RS Polri.

"Saat ini masih menunggu hasil dari RS Polri Kramatjati. Nanti kalau sudah sehat tetap akan diproses di Taman Sari," kata Kapolsek Taman Sari. Kompol Maulana Hamdan, kepada detikcom, Senin (15/10/2012).

Namun hingga saat ini, Polsek Taman Sari masih belum mendapatkan hasil pemeriksaan model cantik itu dari RS. "Kita menunggu hasil dari RS polri," ujarnya.

Sementara itu pengacara Novi, Chris Sam Siwu, menjelaskan kondisi kliennya yang terus membaik. Novi dijadwalkan memberi keterangan pers, namun belum diperbolehkan oleh pihak RS Polri.

"Kami menyayangkan pendapat RS Polri yang menyatakan bahwa kondisi Novi masih belum memungkinkan, karena menurut saya kondisinya sudah baik dan seharusnya sudah bisa memberikan keterangan pers," kata Chris saat dihubungi.

Chris menambahkan untuk proses lebih lanjut nanti, Novi akan dibawa ke Polsek Taman Sari, Jakarta Barat. Soal jadwal, masih menunggu hasil keputusan dari RS Polri.

(spt/mok)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%