Minggu, 14/10/2012 14:31 WIB

Polri Cegah Gubernur Malut Thaib Armaiyn ke Luar Negeri

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Gubernur Maluku Utara Thaib Armaiyn dicegah ke luar negeri. Pencegahan itu menurut Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Sutarman dilakukan terkait kasus dugaan korupsi.

"Bukan ditangkap tapi dicekal," kata Sutarman saat dikonfirmasi soal kabar ditangkapnya Thaib, Minggu (14/10/2012)

Sutarman menerangkan pencegahan itu berlaku selama 6 bulan. Bareskrim Polri akan segera melakukan pemeriksaan atas Thaib.

"Terkait kasus pidana korupsi Dana Tak Terduga (DDT) tahun 2004. Kerugian negara kurang lebih Rp 8 miliar," tegas Sutarman.

Sebelumnya beredar kabar bahwa beberapa hari lalu, Thaib ditangkap di Bandara Sam Ratulangi, Manado saat hendak naik pesawat. Sutarman melakukan klarifikasi atas kasus itu.

Thaib yang juga merupakan mantan Ketua DPD I Partai Demokrat Maluku Utara ini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri dengan nomor Pol:S Pgl/1040/2012/TIPDIKOR.

Sebelumnya pada 2007, Thaib yang kini tengah menjalani periode kedua sebagai gubernur juga pernah ditetapkan sebagai tersangka untuk kasus yang sama.

(ndr/vit)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    75%
    Kontra
    25%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel