Minggu, 14/10/2012 13:53 WIB
Tiba di Moskow, Ini Kesan Mahasiswa Indonesia Peraih Beasiswa di Rusia
Universitas Persahabatan Antar Bangsa (RUDN), Moskow (Dok Kedutaan Indonesia di Rusia)
Saat ini, Moskow tengah memasuki musim dingin. Suhu udara di bawah 10 derajat Celsius menyambut kedatangan 15 mahasiswa baru di Bandara Internasional Domodedovo, Moskow, Jumat (11/10/2012).
"Dingin sekali, tidak seperti di Jakarta," ujar Herru Anggiantama, salah seorang mahasiswa baru yang akan mengambil program S-1 untuk Jurusan Minyak dan Gas di Universitas Teknik Negeri Astrakhan, sekitar 1.350 km ke arah selatan Moskow.
Herru yang merupakan lulusan SMA Titian Teras Jambi ini mengatakan setibanya di Rusia, ia ingin cepat bisa berbahasa Rusia agar dapat berkomunikasi dengan orang setempat. Melihat jumlah mahasiswa Indonesia di Rusia yang masih sedikit, dia berharap akan terdapat peningkatan lagi di masa datang.
"Semoga jumlah mahasiswa kita di Rusia tidak dalam hitungan ratus lagi, tetapi ke depannya sudah dalam hitungan ribu, seperti mahasiswa dari Malaysia," ujar Herru sebagaimana ditirukan Enjay Diana, juru bicara Kedutaan Indonesia di Moskow, Minggu (14/10/2012).
Selain Herru, beberapa mahasiswa yang telah tiba di antaranya Gading Ahmad Mikail, Henri Enrico Tobing dan Faizal Fahreza yang juga studi di Astrakhan, Raja Agung Hasudungan dan Harmen di Krasnodar, Zha Zha Amahoru, Novalia Idayanti di Stanislaus Bwarlele dan Rizky Iskandar di Moskow, serta Rakhman Rifan Hidayatullah di Lipetsk.
Sebelumnya 8 mahasiswa baru Indonesia tiba di Moskow. Dalam waktu dekat dua orang lagi akan datang. Kedatangan mereka difasilitasi KBRI Moskow dan Persatuan Mahasiswa Indonesia di Rusia (PERMIRA).
Ketua PERMIRA Farohaji Kurniawan, mahasiswa Universitas Negeri Tula dari luar Moskow secara khusus datang ke Moskow untuk bertemu dengan para mahasiswa baru tersebut. "Mereka terlihat sangat bersemangat saat tiba di Rusia," kata Farohaji.
Saat ini, jumlah mahasiswa Indonesia di Rusia sekitar 130 orang. Sebagian di antaranya merupakan penerima beasiswa dari pemerintah Rusia. Mereka belajar di berbagai kota, seperti Moskow, St. Petersburg, Rostov on Don, Kazan, Yekaterinburg, Tomsk, Krasnodar, Irkutsk dan Ufa. Jurusan yang dipilih antara lain Bahasa dan Sastra Rusia, Ekonomi, Hukum, Kedokteran, Teknik, Jurnalistik, Minyak dan Gas, dan ilmu-ilmu eksakta.
Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Moskow Moenir Ari Soenanda mengatakan selain studi, mahasiswa-mahasiswa Indonesia ini juga menjadi duta bangsa. Diharapkan mereka dapat membawa nama baik bangsa dan memperkenalkan Indonesia ke Rusia.
(try/nvt)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Ditolak Bercinta, Gadis 19 Tahun Gigit Penis Kekasihnya
811 share this. -
Kapal Malaysia Tertangkap Curi Ikan di Selat Malaka
734 share this. -
3 Rekaman Sadapan KPK yang Bisa Bikin Luthfi Hasan 'Skak Mat'
605 share this. -
Malas Kerja, Tukang Pos di Italia Menimbun 400 Kg Surat di Rumahnya
434 share this. -
Satpol PP Jaktim Bantah Ada Anggotanya Pukuli PKL
425 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 18/05/2013 14:42 WIB
Hewan Langka Berhasil Diselamatkan dari Rumah Warga di Tasikmalaya
-
Sabtu, 18/05/2013 14:18 WIB
Anggota BK DPR Sebaiknya Berasal dari Kalangan Profesional dan Akademisi
-
Sabtu, 18/05/2013 13:57 WIB
Klewang, Si Raja Geng Motor dan Raja Aksi Tipu-tipu
-
Sabtu, 18/05/2013 13:43 WIB
Pimpinan Fraksi DPR Harus Jadi Contoh agar Anggotanya Tak Sering Bolos
-
Sabtu, 18/05/2013 13:33 WIB
Menanti Undangan Konvensi Capres, Ini yang Dilakukan Gita Wirjawan
-
Sabtu, 18/05/2013 12:05 WIB
Ditolak Bercinta, Gadis 19 Tahun Gigit Penis Kekasihnya
-
Sabtu, 18/05/2013 13:51 WIB
Klewang, Si Raja Geng Motor dan Raja Aksi Tipu-tipu
-
Sabtu, 18/05/2013 12:59 WIB
Turbulensi Emirates, Penumpang: Pesawat Seperti Disedot
-
Sabtu, 18/05/2013 12:21 WIB
Ada Foto Jenderal di Markas Pembela Aiptu Labora, Ini Tanggapan Polri
-
Sabtu, 18/05/2013 12:54 WIB
5 Pembunuh Kejam Ini Menanti Eksekusi Mati
-
Sabtu, 18/05/2013 13:20 WIB
Gita Wirjawan: Saya Mengagumi Sosok Jokowi
-
Sabtu, 18/05/2013 11:48 WIB
Malas Kerja, Tukang Pos di Italia Menimbun 400 Kg Surat di Rumahnya
-
Sabtu, 18/05/2013 11:19 WIB
Jalan Berliku Mengeksekusi Mati Pembunuh Sadis Jurit dan Ibrahim
-
408 Komentar
-
263 Komentar
-
220 Komentar
-
213 Komentar
-
212 Komentar
-
208 Komentar
-
202 Komentar
-
200 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra
Index »
Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,835.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Sabtu, 18/05/2013 07:59 WIB
Satpol PP Tertibkan PKL di Klender, Arus Lalin Tersendat
-
Sabtu, 18/05/2013 07:28 WIB
PKS: Semua Jelas, Fathanah Makelar!
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

.gif)





_5.gif)



Namanya Markamah. Semangat perempuan berusia 46 tahun ini tak pernah padam untuk menyalakan lilin pendidikan di tempat-tempat marjinal. Mulai dari memberantas buta huruf di Marunda, mengajar anak-anak PSK di Jakarta Barat hingga kini menjalankan roda sekolah semi permanen yang dikepung pabrik.
Prinsip Sun Tzu dalam bukunya The Art of War, “Pertahanan Terbaik adalah Menyerang” nampaknya sedang diadopsi oleh PKS saat terjepit berhadapan dengan kasus hukum di KPK. Upaya perlawananoleh PKS yaitu melaporkan sejumlah penyidik dan jubir KPK kepada Kepolisian.
