detikcom
Sabtu, 13/10/2012 08:56 WIB

'Sopir Bikini' Novi Amilia Alami Gangguan Kejiwaan yang Rumit

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Hanya mengenakan bikini, foto model syur Novi Amilia menabrak 7 orang di Taman Sari, Jakarta Barat, pada Kamis (11/10) petang. Menurut ahli kejiwaan, Novi mengalami gangguan kejiwaan yang cukup rumit.

"Dia itu kan kalau nggak salah informasi kan memakai ineks ya. Ini bisa menimbulkan efek psikotik yang tidak bisa membedakan realitas dan fantasi karena dia terinduksi zat di dalam ineks. Apalagi obat itu biasanya menstimulasi di otak, neurotransmiter, yang mana itu yang kena dopamine. Kalau kena dopamine itu salah satu gejala yang muncul halusinasi," papar ahli kejiwaan yang juga Wakil Ketua Komisi IX DPR, Nova Rianti Yusuf, kepada detikcom, Sabtu (13/10/2012).

Situasi semakin rumit karena ternyata Novi kerap menerima bisikan-bisikan yang memerintahkan. Hal ini bisa jadi karena pengaruh ineks, karena jangka waktu pemakaian yang cukup lama.

"Halusinasi auditori atau halusinasi pendengaran, ada yang mengomentari seseorang, ada yang memerintah seseorang. Yang parah ini bisa sampai bunuh diri. Tapi saya belum tahu apakah halusinasi itu terinduksi pemakaian narkoba yang dia konsumsi. Itu kan bisa dibuktikan dengan tes urine," papar Nova.

Kondisi kejiwaan Novi, menurut Nova, bisa jadi semakin rumit apabila halusinasi tersebut timbul bukan karena pengaruh ineks yang dikonsumsinya.

"Karena itu harus benar-benar diberi bantuan psikiater. Kalau gangguan jiwanya sudah dari dulu, apakah karena pemakaian narkoba sejak lama, atau gangguan jiwa yang bawaan. Ini sangat rumit karena gejalanya spesifik halusinasi auditori commanding sampai memerintah. Ini harus segera ditangani," kata politisi muda PD ini.

Tindakan Novi Amilia pada Kamis (11/10) petang kemarin benar-benar menggemparkan. Tidak hanya menabrak 7 orang di Taman Sari, Jakarta Barat, penampilan Novi juga mengagetkan karena hanya mengenakan bikini.

"Dirinya mengaku alami halusinasi seolah-olah disuruh melepaskan pakaian. Kemudian membuang dompet, HP dan yang tertinggal hanya bikininya dan terus melaju dan kemudian merasa pusing, oleng dan tabrak petugas," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Jumat (12/10/2012

Novi mengendarai Honda Jazz di sekitar Jalan Gajah Mada sampai dengan Limo. Kemudian di TL Ketapang, Taman Sari, mobil yang dikendarai perempuan cantik itu menyerempet petugas kepolisian. Kemudian menabrak tukang kopi dan diakhiri menabrak Mikrolet dan akhirnya terhenti.

"Kemudian didatangi masyarakat yang sempat marah. Saat dibuka ternyata seorang wanita hanya menggunakan pakaian dalam," terang Rikwanto.

Novi pun langsung dibawa ke Mapolsek Tamansari. Saat diamankan, Novi mencoba memberontak. Dari tes urine diketahui ada kandungan ekstasi.

Saat ini Novi masih dirawat di RS Polri karena kondisinya labil. Polisi akan melakukan pemeriksaan setelah kondisi Novi mulai stabil.

(van/riz)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel