Detik.com News
Detik.com
Jumat, 12/10/2012 17:54 WIB

Megawati Bangga PDIP Menangkan 8 Pilkada dalam 2 Minggu

Rois Jajeli - detikNews
Megawati Bangga PDIP Menangkan 8 Pilkada dalam 2 Minggu
Surabaya, - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengaku bangga dengan prestasi partainya khususnya mengenai pemilihan kepala daerah (Pilkada). Saat pidato politik pada Rakernas II PDIP, Mega menyatakan bahwa selama 2 minggu PDIP berhasil memenangkan Pilkada.

"Saya bersyukur dan bangga akhirnya dapat memenangkan pertarungan (pilkada)," ujar Megawati di lokasi Rakernas PDIP Imperial Ballroom, Pakuwon, Surabaya, Jumat (12/10/2012).

8 Pilkada yang dimenangkan oleh PDIP diantaranya Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta, Pilgub Kalimantan Barat dan beberapa daerah. Namun, dari 8 pilkada itu, Pilgub Jakarta yang dimenangkan kadernya Joko Widodo dan Basuki Thajaja Purnama (Ahok) dinilainya sangat membanggakan.

"Saya bangga kader terbaik dapat terpercaya memimpin ibu kota negara," terangnya saat dihadapan 1.500 peserta dari pengurus ketua, sekretaris, bendahara DPD dan DPC kabupaten/kota se Indonesia, termasuk dihadiri para kepala daerah dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(roi/mpr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%