Detik.com News
Detik.com

Jumat, 12/10/2012 17:13 WIB

Status Novi Amilia Galau Sebelum Tabrak 7 Orang

Nograhany Widhi K - detikNews
Halaman 1 dari 2
Status Novi Amilia Galau Sebelum Tabrak 7 Orang dok twitter Novie Amelia
Jakarta - Galau. Sepertinya itulah yang dirasa Novi Amilia, pengendara mobil Honda Jazz bernopol B 1864 POP, sebelum menabrak 7 orang di Taman Sari. Hal ini terlihat dari status-statusnya pada 11 Oktober 2012.

Dalam status di Twitter, Novi sempat memposting foto terakhirnya sebelum kecelakaan terjadi. Foto memperlihatkan perempuan 25 tahun itu sedang berkaus kuning, berambut pendek seleher, duduk di tempat duduk kemudi mobil yang berwarna merah disertai status 'The King'.

Dalam foto itu mata Novi tampak merah. Statusnya pada Kamis 11 Oktober bernada galau. Misalnya saja: 'On the way', 'Bingung', 'Me love you', 'Pusing', 'Sedih', 'No time for all', 'Nggak tau mau arah kemana', 'Tuhan,jauhkan dari musibah dan cobaan.lindungilah hamba.....', 'Jangan lah ada cobaan dan beban hidup....', 'Jangan lah ada cobaan dan beban hidup....', 'Cobaan hy sementara,percaya dekatkan ku dgn orang orang yg baik tulus,Bisa melindungi ku dan menyayangiku dgn tulus', 'I miss u but I hate u......'.

Perempuan yang bertahi lalat di dagu kiri dan bertato di kaki kiri itu juga memposting foto dirinya yang pernah dimuat di majalah pria dewasa Popular dan Maxim.

Penulisan nama Novi selama ini simpang siur. Di Kartu Keluarga yang ditemukan polisi tertulis namanya adalah Novi Amilia, status kawin, tanpa ada nama suaminya. Dia beralamat di Penjaringan, Jakarta Barat. Namun setelah ditelusuri di Penjaringan, tak ada satu pun yang kenal Novi Amilia.

Sementara itu, di akun twitter dan facebook, Novi menulis dirinya dengan Novie Amelia. Di Facebook, dia juga memajang sejumlah foto seksinya yang mengenakan bikini. Kepada polisi, dia mengaku tinggal di sebuah apartemen di Karet, Jakarta.

Sebelumnya diberitakan, perempuan kelahiran Medan ini menyebut dirinya sedang ada masalah keluarga. Dia mengaku ada masalah dengan kehidupannya di Jakarta. Ayah Novi telah meninggal sejak dia berusia 5 tahun, sedang ibunya entah di mana.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nwk/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 30/04/2015 21:33 WIB
    Kepala BNP2TKI Nusron Wahid: TKI Harus Jalani Psikotes
    Kepala BNP2TKI Nusron Wahid: TKI Harus Jalani Psikotes Eksekusi mati terhadap dua tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi memang bukan yang pertama kali terjadi. Namun Kepala BNP2TKI Nusron Wahid justru menilai sia-sia protes terhadap pemerintah Arab Saudi terkait notifikasi eksekusi mati. Menurut dia, yang seharusnya diubah adalah aturan di Indonesia.
ProKontra Index »

Atasi Prostitusi, Tiru Swedia yang Hukum Pembeli Jasa dan Germo PSK!

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan RI harus belajar dari Swedia untuk mengatasi prostitusi. Swedia melegalkan PSK namun mengkriminalkan mereka yang membeli jasa PSK dan germo yang menjual PSK. Bila Anda setuju usulan Mensos Khofifah, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%