Jumat, 12/10/2012 15:37 WIB

Novi Amilia Sudah 2 Kali Tabrak Orang, SIM-nya Bisa Dicabut

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Sudah dua kali Novi Amilia menabrak pengguna jalan di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat. Polisi akan mengevaluasi kepemilikan SIM perempuan yang pernah menjadi model majalah pria dewasa ini.

"Nanti ada evaluasi, bisa juga dicabut," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Jumat (12/10/2012).

Rikwanto membenarkan Novi sudah dua kali membahayakan pengguna jalan. Karena itu evaluasi kepemilikan SIM merupakan sesuatu yang wajar.

"Menurut data sudah 2 kali melakukan hal yang sama. Jadi catatan untuk SIM jangan sampai dia pakai SIM asli tapi mencelakakan orang lain," imbuh dia.

Hingga kini, SIM dan STNK perempuan kelahiran Medan 25 tahun lalu itu masih belum ditemukan.

Pada Kamis (11/10) sekitar pukul 17.00 WIB, Novi yang mengendarai Honda Jazz merah menabrak penjual siomay, penjual kopi bersepeda, 3 pengguna jalan, dan 2 polisi lalu lintas di Jalan Ketapang, Taman Sari, Jakarta Pusat. Saat mengemudi, perempuan cantik ini hanya mengenakan bikini.

Novi mengaku berhalusinasi mendapat perintah membuka baju, sehingga dia mengendarai mobil dalam keadaan nyaris bugil.

Beberapa bulan sebelumnya, di daerah Taman Sari juga, Novi pernah mengemudikan Honda CRV dengan cara zigzag sehingga menabrak pengguna jalan. Diduga, dia depresi karena masalah keluarga.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(vit/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
43%
Kontra
57%