detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 22:54 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 12/10/2012 13:05 WIB

5 Tawuran Berdarah Mahasiswa di Makassar Tahun 2011-2012

Sukma Indah Permana - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 6 Next »
Jakarta - Mahasiswa seharusnya berpikir dan bertindak selayaknya orang-orang yang berpendidikan, mengedepankan rasio daripada emosi. Namun, belakangan Indonesia dibebani oleh tingkah ratusan mahasiswa yang hobi tawuran dengan brutal dan sadis. Bahkan mereka tak segan membunuh lawan-lawannya adlam tawuran tersebut.

Makassar menjadi salah satu daerah yang sering mendapat sorotan publik karena banyaknya aksi tawuran mahasiswa yang terjadi di daerah tersebut. Berikut adalah 5 tawuran berdarah yang dilakukan para mahasiswa di Makassar dalam setahun terakhir, dari tahun 2011-2012, dihimpun dari berita detikcom:



Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%
MustRead close