detikcom
Jumat, 12/10/2012 10:22 WIB

Adami Wilson: Rp 3 M ke Atas Sudah Pasti Tak Mati

Deden Gunawan - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Adami Wilson, mantan intelijen kepolisian Nigeria, dijatuhi hukuman mati terkait kasus narkoba di Indonesia. Ia membuat pengakuan mengejutkan, dengan Rp 3 miliar, eksekusi mati bisa dihindarkan. Berikut wawancara Evi Tresnawati dan Andri Haryanto dari majalah detik dengan Adami Wilson, pada Selasa, 2 Oktober 2012:

Hakim memvonis Anda hukuman mati. Bagaimanaceritanya?

Sudah lama (tahun 2003), saya ditangkap di Jakarta. Mereka (polisi) memancing saya untuk kasih obat (heroin). Saya nggak kasih. Mereka minta 50 gram. Yang minta Dewi, dia teman saya, saya nggak tahu kasus apa, tapi sekarang dia di Pondok Bambu. Dia kerja sama polisi tapi teman, mereka kasih dia (Dewi) uang, mereka jebak saya. Saya sudah curiga karena saya sendiri juga polisi.

Nggak ada barang bukti karena saya nggak pernah pegang. Siapa yang berani pegang? Saya nggak berani pegang. Ya saya timbang tepung terigu. Mereka sudah siap mau beli, mereka langsung tangkap saya. Main tembak-tembakan, saya tarik (pistol) itu saya nggak mau mereka tembak saya. Saya tarik (senjatanya) karena kalau nggak, mereka bisa tembak saya.

Anda divonis mati tahun 2004. Berapa lama Andadi LP Tangerang?

Empat tahun lebih dan masuk ke Nusakambangan tahun 2007.

Sudah 8 tahun vonis mati dijatuhkan, kok Andabelum dieksekusi mati?Next

Halaman 1 2

Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(iy/iy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Laporan Khusus Terbaru Indeks Laporan Khusus ยป
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%