detikcom
Jumat, 12/10/2012 00:01 WIB

Kronologi Cewek Berbikini Tabrak 7 Orang di Taman Sari

Septiana Ledysia - detikNews
Jakarta - Novi Amilia (25), dengan menggunakan Honda Jazz menabrak 7 orang di kawasan Taman Sari, Jakbar. Novi, yang saat menyetir kendaraan hanya menggunakan bikini diduga stres.

Berdasarkan keterangan Kanit Laka Lantas Polres Jakbar AKP Rahmad Elizar saat ditemui di Mapolsek Taman Sari, Kamis (11/10/2012), tiba-tiba saja di perempatan lampu merah di kawasan Ketapang, Novi memacu kendaraannya dan menabrak sejumlah orang.


Berikut kronologinya:

Pukul 17.00 WIB

Saksi mata melihat Honda Jazz berwarna merah bergerak dari arah Hayam Wuruk. Kendaraan itu melaju normal dan kemudian memutar di kawasan Jembatan Ketapang. Tiba-tiba, kendaraan itu memutar dan berhenti di lampu merah.

Pukul 17.10 WIB

Lampu masih menyala merah, tiba-tiba mobil bergerak tancap gas ke arah kanan. Mobi menabrak tukang siomay dan tukang kopi. Seorang polisi Aiptu Sugiyanto mencoba melakukan pertolongan, tapi ditabrak dan kakinya dilindas.

Mobil terus melaju dan menabrak mikrolet. Bagian depan Jazz hancur. Tetap terus dipaksakan jalan, beberapa pejalan kaki tertabrak kendaraan yang disopiri Novi. Akhirnya di kawasan Limo, Jakbar, mobil berhenti karena ban depan sudah rusak dan petugas mencegat mobil itu.

Pukul 17.35 WIB

Warga ada yang mencoba menghakimi Novi. Mobil yang ditumpangi Novi dirusak kacanya, namun petugas segera melerai dan menenangkan warga. Petugas segera membawa Novi dengan mobil PJR ke Polsek Taman Sari.

Pukul 17.50 WIB

Petugas mencoba melakukan pemeriksaan di ruang laka lantas. Tetapi Novi tidak mau diam, dia mengamuk dengan menggebrak-gebrak meja. Novi juga berupaya membuka bra yang dikenakannya di depan petugas.

Petugas berupaya membujuk Novi agar memakai baju. Akhirnya, setelah dibujuk Polwan, dia mau memakai baju sendiri. Selama hampir 2 jam Novi berada di kantor polisi.

Pukul 19.45 WIB

Setelah gagal memeriksa Novi, yang diduga stres dan mengalami goncangan jiwa, polisi langsung membawa ke RS Husada. Sejumlah petugas Polwan membopong Novi ke mobil milik petugas.

Di RS Husada, Novi sempat berteriak-teriak sebelum akhirnya diberi obat penenang. Dia ke rumah sakit dengan memakai kaos warna ungu dan celana milik Polwan

Pukul 23.00 WIB

Novi keluar dari rumah sakit. Sejumlah wartawan sempat mengambil gambar dia, Novi sempat malu-malu. "Aduh kok difoto," kata Novi di atas ranjang rumah sakit. Terlihat tato di bagian kaki kiri Novi.

Kemudian petugas memindahkan Novi ke mobil dan membawanya ke Kantor Samsat Daan Mogot. Disebut-sebut Novi merupakan seorang model yang kerap berpose syur di majalah pria dewasa.

(ndr/asy)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    MustRead close