detikcom
Kamis, 11/10/2012 20:24 WIB

Cewek Stres yang Tabrak Polisi di Taman Sari, Cuma Pakai BH & Celana Dalam

Septiana Ledysia - detikNews
foto: Honda Jazz yang dikendarai Novi Amalia
Jakarta - Novi Amalia (25), pengemudi yang tabrak dua anggota polisi rupanya hanya menggunakan BH dan celana dalam saat kecelakaan terjadi. Polisi menduga Novi mengalami gangguan jiwa. Kini Novi dibawa ke RS Husada guna pemeriksaan kondisi jiwanya.

"Dugaannya dia stres. Bagaimana tidak stres, dia nyetir pakai BH dan CD (celana dalam) doang," kata Kanit Laka Lantas Jakarta Barat, AKP Rahmad Dalizar di lokasi kejadian, Jl Ketapang, Taman Sari, Jakarta Barat, Kamis (11/10/2012).

Mobil yang dikemudikan Novi adalah Honda Jazz dengan nomor polisi B 1864 POP. Menurut Rahmad, saat diperiksa oleh petugas kepolisian, Novi malah pingsan.

"Kita belum dapat keterangan apa-apa, dia pingsan pas kita periksa," sambung Rahmad.

Dia menambahkan, keluarga pengemudi tersebut sudah diberitahu terkait peristiwa tersebut. "Kelurga korban sebagian sudah kasih tahu. Korban kita bawa ke RS Husada," ucap Rahmad.

Novi menabrak dua anggota polisi yang sedang bertugas di perempatan Jl Ketapang, Taman Sari, Jakarta Barat pada puku; 17.00 WIB tadi. Selain menabrak polisi, wanita itu juga menabrak dua pedagang kopi yang sedang menyeberang jalan dan 3 pejalan kaki. Para korban yang mengalami luka-luka dibawa ke RS Husada. Sedangkan korban yang mengalami luka ringan dibawa ke Mapolsek Taman Sari untuk dimintai keterangan.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(rvk/vit)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
63%
Kontra
37%