Detik.com News
Detik.com
Kamis, 11/10/2012 20:21 WIB

Diduga Stres, Sopir Jazz Merah Tabrak Tukang Kopi & Polisi di Taman Sari

Septiana Ledysia - detikNews
Diduga Stres, Sopir Jazz Merah Tabrak Tukang Kopi & Polisi di Taman Sari foto: Honda Jazz yang dikendarai Novi Amalia
Jakarta - Seorang perempuan yang diduga stres bernama Novi Amalia (25), menabrak dua anggota polisi yang sedang bertugas di perempatan Jl Ketapang, Taman Sari, Jakarta Barat. Selain menabrak polisi, pengemudi Honda Jazz merah itu juga menabrak dua penjual kopi yang sedang menyeberang jalan dan 3 pejalan kaki.

"Kejadian sekitar pukul 17.00 WIB, di perempatan traffic light Ketapang," kata Kanit Laka Lantas Jakarta Barat, AKP Rahmad Dalizar, di lokasi kejadian, Jakarta, Kamis (11/10/2012).

"Dugaannya dia stres," imbuhnya.

Rahmat menjelaskan kecelakaan itu bermula ketika pengemudi wanita tersebut sedang melintas di Jl Ketapang menuju Hayam Wuruk. Setibanya di TL Ketapang, pengemudi itu berhenti karena lampu lalu lintas menyala merah. Tetapi pada saat lampu hijau, Novi langsung tancap gas dan menabrak penjual kopi dan warga yang sedang menyeberang.

"Dia tabrak 2 orang tukang kopi sepeda dan 3 penyeberang jalan lainya," lanjut Rahmad.

Melihat kejadian itu, dua anggota kepolisian yang sedang mengatur lalu lintas di perempatan itu langsung menolong korban. Nahas, kedua polisi yang sedang menolong korban itu malah ikut ditabrak.

"Ada dua anggota kita yang juga jadi korban yaitu Aiptu Sugiyanto dan Bripka Suyatno. Untuk Sugiyanto luka ringan sedangkan Bripka Suyatno luka cukup lumayan dan sudah dilarikan ke RS Husada," paparnya.

Kini pengemudi stres tersebut sudah digelandang ke Mapolsek Taman Sari.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rvk/nvt)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%