detikcom
Kamis, 11/10/2012 14:57 WIB

Laporan dari Arab Saudi

Daker Madinah Jamin Tas Jamaah yang Tertinggal Aman

Bagus Kurniawan - detikNews
Ilustrasi/dok detikcom
Madinah - Ratusan tas jinjing milik jamaah haji Indonesia yang tertinggal di Madinah dijamin aman. Tas-tas tersebut akan segera sampai kepada pemiliknya saat di Mekkah.

"Semua tas sudah kami angkut semua menggunakan truk dan mobil dari Madinah," ungkap Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah, Akhmad Jauhari di kantor Misi Haji Indonesia, Kamis (11/0/2012).

Menurut dia, tidak terangkutnya tas-tas jamaah yang berada di Madinah karena bagasi bus Abu Sarhad untuk mengangkut jamaah menuju Mekkah, terlalu kecil. Bagasi bus hanya cukup untuk menaruh tas koper. Sedangkan tas jinjing tidak diperbolehkan dibawa di dalam bus bersama jamaah.

"Bus Abu Sarhad tidak punya bagasi bawah seperti bus-bus yang baru lainnya. Space-nya terlalu kecil," kata Jauhari.

Dia mengatakan, pengiriman terakhir tas-tas jamaah dari 4 kloter yang berada di Madinah itu sudah dikirimkan ke Mekkah pada hari Senin (8/10/2012) lalu. Tas-tas tersebut dikirimkan menggunakan 2 buah truk dan 1 mobil.

"Kami jamin tidak ada yang tertinggal lagi. Bila sudah sampai akan kami serahkan kepada jamaah melalui masing-masing sektor di Mekkah," katanya.

Jauhari menegaskan pihaknya sudah melakukan komplain kepada pihak muasasah, pihak naqabah atau pengelola transportasi maupun kepada Kementerian Haji Arab Saudi namun sampai saat ini belum ada tanggapan. Padahal masalh tersebut sudah terjadi sejak pemberangkatan pertama jamaah menuju Mekkah pada tanggal 30 September lalu.

"Kalau kita nunggu respon dari pihak naqabah pasti akan lama, padahal itu tanggung jawab mereka. Daker berinisiatif melakukan pengiriman sendiri secara swadaya," tutupnya.


Seorang polisi diduga bunuh diri dengan cara menembak kepalanya. Simak di "Reportase Malam", pukul 02.08 WIB Hanya di TransTV

(bgs/try)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000