detikcom
Kamis, 11/10/2012 13:55 WIB

Abraham Samad: Indonesia Kekurangan Pejabat yang Mau Hidup Sederhana

Muhammad Aminudin - detikNews
Malang - Ketua KPK Abraham Samad menyindir gaya pejabat di Indonesia. Mereka tidak memberikan keteladanan memberikan contoh gaya hidup sederhana. Pola hidup materialistis justru banyak dilakoni.

"Bisa kita lihat mulai di kepala daerah, mereka berubah hidup serba materialitis, bukan berikan contoh hidup yang jujur yang sederhana. Jadi masyarakat tidak ada yang dicontoh," jelas Samad di sela-sela diskusi dengan Kyai NU di Malang, Jatim, Kamis (11/10/2012).

Sebenarnya, bukan di kalangan pejabat saja, di semua profesi pun semestinya berani menampilkan pola hidup sederhana. Diharapkan, bila gaya hidup sederhana menjadi patokan, maka keinginan untuk korupsi bisa dikurangi.

"Kita kasih contoh paradigma yang salah, seorang lawyer, pengacara, dokter insinyur contoh orang berhasil dari segi materi bisa memamerkan kekayaan materi. Masyarakat pun terorentasi hidup materalistis karena keberhasilan mereka di bidangnya," tuturnya.

Abrahama samad juga bercerita soal KPK. Menurut dia, pekerjaan memberantas korupsi bukan hanya tugas KPK saja tetapi juga menjadi tanggung jawab seluruh pihak.

"Dulu kasus korupsi sangat mudah dilihat seperti pungli di berbagai intansi. Tapi kejahatan itu kini sudah bermodifikasi menjadi kejahatan canggih dengan berbagai modus kejahatan, salah satunya money laundring. Korupsi sudah jadi bahaya laten di Indonesia, semua harus terlibat menangani, bukan hanya diserahkan ke KPK saja. Dukungan tokoh agama dan ulama itu sangat penting. Virus korupsi kini masif ke seluruh intansi sehingga butuh dukungan maksimal berbagai pihak," urainya.

Dia juga menuturkan bahwa KPK dalam pemberantasan korupsi ini membutuhkan infrastruktur yang memadai dan dukungan kinerja. "Sistem di negara ini salah karena salah satunya justru memproduksi lahirnya koruptor. Karena itu sistem yang buruk jadi faktor dominan korupsi sulit diberantas," ucap Abraham.


Seorang polisi diduga bunuh diri dengan cara menembak kepalanya. Simak di "Reportase Malam", pukul 02.08 WIB Hanya di TransTV

(ndr/nvt)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000