Kamis, 11/10/2012 13:46 WIB

Angie: Saya Baru dari Rumah Mas Anas, Saya Nggak Mau Dikorbankan Sendiri

Jakarta - Desember 2011 adalah masa sulit bagi Angelina Sondakh. Namanya santer disebut dalam kasus dugaan korupsi proyek wisma atlet. Angie mencoba mencari jalan aman dengan melancarkan jurus lobi, termasuk menemui Anas Urbaningrum dan Mindo Rosalina Manulang.

Rosa dikunjungi Angie pada Desember 2011 saat dia ditahan di Rutan Pondok Bambu. Kala itu Angie mengaku tidak tahu menahu soal wisma atlet. "Dia bilang saya kan nggak tahu wisma atlet, Ros. Kenapa nama saya dibawa. Saya bilang saya juga nggak tahu," kata Rosa saat bersaksi di PN Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Kamis (11/10/2012).

Jaksa Kiki lantas membacakan BAP Rosa bertanggal 12 April 2012. BAP itu menjelaskan materi pembicaraan Angie dengan Rosa di rutan Pondok Bambu. Di dalam BAP itu, Rosa menyatakan Angie menyebut dia baru saja dari rumah Ketua Umum PD Anas Urbaningrum.

Dalam BAP itu, Angie meminta bantuan Rosa. Rosa mengaku tidak tahu cara membantu Angie. Berikut ini kutipan BAP yang dibacakan jaksa Kiki,"Terus saksi (Rosa) menjawab, 'Bagaimana Mbak saya membantu. HP saya semua disita dan bukti percakapan semua ada di situ'. Lalu Angelina Sondakh bilang, 'Ini saya juga baru dari rumah Mas Anas. Saya nggak mau dikorbankan sendiri'. Lalu saya (Rosa) bilang, 'Tapi Mbak diamankan'. Dia (Angie) menjawab, 'Iya, kalau tidak, nanti saya bisa marah besar. Senayan bisa saya bikin tsunami. Lebih dahsyat daripada Nazar'.

Hingga berita ini diturunkan, sidang dengan terdakwa Angelina Sondakh masih berlangsung.

Sekadar diketahui, dalam kasus ini Rosa ditetapkan sebagai justice collabolator. Justice collabolator yakni pelaku yang bersedia bekerjasama demi penuntasan kasus. Karena justice collabolator, Rosa patut mendapat hadiah. Nah hadiah yang diberikan pada mantan Direktur Marketing PT Permai Grup itu berupa pembebasan bersyarat yang telah turun. Sebelumnya, Rosa divonis 2 tahun 6 bulan penjara pada September 2011.



Simak rangkuman beragam peristiwa penting dan menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam", pukul 1.00 WIB, hanya di Trans TV.

(rmd/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    62%
    Kontra
    38%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel