detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 02:04 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 11/10/2012 13:06 WIB

Kapolda Bengkulu: Saya Tak Ditegur Langsung Kapolri, Tapi Kabareskrim

Deden Gunawan - detikNews
Bengkulu - Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Albertus Julius Benny Mokalu mengaku tidak langsung ditegur Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo terkait kedatangan anak buahnya ke KPK untuk menangkap Novel. Dia ditegur Kabareskrim Komjen Pol Sutarman.

"Kapolri memberikan teguran tidak langsung ke saya, tapi ke Pak kabareskrim (Komjen Sutarman). Pak Tarman kemudian yang langsung menegur saya," jelas Benny saat ditemui di kantornya di Mapolda Bengkulu, Kamis (11/10/2012).

Benny menganggap hal tersebut sebagai teguran biasa. Dia pun tetap menjalankan tugasnya. "Teguran pimpinan kepada bawahan kan biasa," jelas Benny yang dahulu juga menjadi penyidik kasus Bibit-Chandra.

Benny melanjutkan teguran kepada bawahan itu dikarenakan ada tindakan yang dianggap kurang pas. Dia pun akan melakukan introspeksi.

"Mungkin ada yang menurut pengamatan beliau atau laporan dari stafnya, mungkin ada hal-hal yang kurang pas. Tentu teguran itu untuk perbaikan kami ini," tuturnya.

Penyidik Polda Bengkulu di bawah pimpinan Kombes Dedi Irawan dengan didampingi penyidik Polda Metro Jaya mendatangi markas KPK. Niat mereka hendak menangkap Novel Baswedan terkait kasus dugaan penganiayaan pencuri sarang burung walet pada 2004 lalu. Novel saat itu menjadi Kasat Reskrim di Polres di Bengkulu.

Penjemputan atas Novel pada Jumat (5/10) malam itu pun menuai banyak kecaman. Polri akhirnya menarik mundur pasukan setelah Menko Polhukam Djoko Suyanto menelepon Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna. Presiden SBY juga menyesalkan pengiriman pasukan Polri ke KPK.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(ndr/nvt)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close