detikcom
Kamis, 11/10/2012 13:06 WIB

Kapolda Bengkulu: Saya Tak Ditegur Langsung Kapolri, Tapi Kabareskrim

Deden Gunawan - detikNews
Bengkulu - Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Albertus Julius Benny Mokalu mengaku tidak langsung ditegur Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo terkait kedatangan anak buahnya ke KPK untuk menangkap Novel. Dia ditegur Kabareskrim Komjen Pol Sutarman.

"Kapolri memberikan teguran tidak langsung ke saya, tapi ke Pak kabareskrim (Komjen Sutarman). Pak Tarman kemudian yang langsung menegur saya," jelas Benny saat ditemui di kantornya di Mapolda Bengkulu, Kamis (11/10/2012).

Benny menganggap hal tersebut sebagai teguran biasa. Dia pun tetap menjalankan tugasnya. "Teguran pimpinan kepada bawahan kan biasa," jelas Benny yang dahulu juga menjadi penyidik kasus Bibit-Chandra.

Benny melanjutkan teguran kepada bawahan itu dikarenakan ada tindakan yang dianggap kurang pas. Dia pun akan melakukan introspeksi.

"Mungkin ada yang menurut pengamatan beliau atau laporan dari stafnya, mungkin ada hal-hal yang kurang pas. Tentu teguran itu untuk perbaikan kami ini," tuturnya.

Penyidik Polda Bengkulu di bawah pimpinan Kombes Dedi Irawan dengan didampingi penyidik Polda Metro Jaya mendatangi markas KPK. Niat mereka hendak menangkap Novel Baswedan terkait kasus dugaan penganiayaan pencuri sarang burung walet pada 2004 lalu. Novel saat itu menjadi Kasat Reskrim di Polres di Bengkulu.

Penjemputan atas Novel pada Jumat (5/10) malam itu pun menuai banyak kecaman. Polri akhirnya menarik mundur pasukan setelah Menko Polhukam Djoko Suyanto menelepon Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna. Presiden SBY juga menyesalkan pengiriman pasukan Polri ke KPK.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(ndr/nvt)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%