detikcom
Kamis, 11/10/2012 11:08 WIB

Komisi III Gelar Tes Makalah Bagi Calon Anggota Komnas HAM Hari Ini

M Iqbal - detikNews
Jakarta - Komisi III DPR akhirnya kembali melanjutkan tes seleksi terhadap 30 calon anggota Komnas HAM, setelah sempat tertunda. Hari ini Komisi III mulai dengan tes membuat makalah.

"Ya (hari ini) tes membuat makalah untuk 30 anggota Komnas HAM," kata anggota komisi III Aboe Bakar Al Habsy kepada wartawan, di gedung DPR, Senayan, Jakarta Kamis (11/10/2012).

Menurutnya, mekanisme tes yang akan dilangsungkan, masing-masing calon anggota komnas HAM akan diminta membuat makalah berdasarkan judul yang diacak.

"Membuat makalah dari beberapa judul nanti diambil satu," kata Aboe.

Ia menuturkan makalah yang dibuat oleh calon anggota Komnas HAM adalah terkait permasalahan HAM dan isu-isu serta penyelesaiannya. "Ya makalah seputar HAM pastinya, masa tentang KPK," ucapnya.

Pantauan detikcom, sebanyak 30 anggota calon peserta Komnas HAM telah menempati kursi di komisi III sejak pukul 10.00 WIB. Mereka duduk dengan laptop dan tag nama di depan meja masing-masing.

Tes calon anggota komnas HAM dimulai pukul 11.00 WIB dipimpin oleh ketua Komisi III Gede Pasek Suardika. Tes dimulai dengan absen dan pembagian nomor urut.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(bal/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%