Kamis, 11/10/2012 10:59 WIB

Wakil Jaksa Agung: Kondisi Penegakan Hukum di Indonesia Memprihatinkan

M Rizki Maulana - detikNews
Wakil Jaksa Agung Darmono
Jakarta - Wakil Jaksa Agung Darmono, mengakui kondisi penegakan hukum di Indonesia pada saat ini dalam kondisi yang memprihatinkan. Salah satu aspek yang paling disorot adalah mengenai sistem peradilan.

"Kita tidak akan lepas pada kondisi obyektif penegakan hukum pada saat ini. Kita tahu kondisinya dalam cukup yang memprihatinkan," ujar Darmono.

Hal ini disampaikanya, dalam seminar yang bertema 'Optimalisasi Kinerja Kejaksaan dalam Rangka Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi', di Hotel Atlet Century Park, Jalan Pintu Satu Senayan, Jakarta, Kamis (11/10/2012).

Darmono menambahkan meskipun pemerintah sudah mencanangkan reformasi birokrasi, namun hal ini belum optimal. Kondisi yang memprihatinkan ini disebabkan beberapa hal. Salah satu yang disorot adalah mengenai masih buruknya sistem yang akhirnya berdampak pada kinerja seluruh birokrat di Indonesia.

"Penyebabnya adalah sistem, baik sistem hukum, sistem politik. Selain itu juga masalah profesionalisme aparat penegak hukum. Kemudian juga dengan pertanggungjawaban birokrasi, terutama pertanggungjawaban keuangan," terang Darmono.

Untuk menyikapi masalah itu menurut Darmono, harus ada perubahan. Terutama perubahan dalam kualitas sumber daya manusia, selain itu dia juga menekankan pentingnya perubahan pada pola pikir.

"Pola pikir atau mindset menjadi hal terpenting. Jadi kalau pola pikir sudah berubah, akan berimplikasi positif pada program-program lain," imbuhnya.

Oleh karena itu menurut Darmono, semua pegawai di Kejaksaan harus melakukan introspeksi. Dia mengimbau kepada seluruh jajaran di kejaksaan meningkatkan efisiensi dan efektifitas yang nantinya berujung pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Karena tingkat kepuasan belum optimal, mari kita introspeksi diri kita. Mari kita merubah diri dengan semangat reformasi," imbuhnya.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(riz/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%