detikcom
Kamis, 11/10/2012 03:34 WIB

Penolakan Golkar Terhadap RUU KPK Jadi Bukti Sinyal SBY Ditangkap Baik

Sukma Indah Permana - detikNews
Jakarta - Fraksi Golkar yang sebelumnya sempat getol mendorong pembahasan revisi UU KPK akhirnya mencabut dukugannya. Golkar pun dinilai berubah pikiran akibat sinyal tegas yang diberikan Presiden SBY.

"Itu kan ada perintah secara tidak langsung kepada Partai Demokrat dan ada sinyal kepada partai koalisi untuk tidak melanjutkan revisi UU KPK," ujar pengamat politik Charta Politica, Arya Fernandes, kepada detikcom, Rabu (10/10/2012).

Arya mengatakan bahwa sikap balik kanan yang dilakukan oleh Golkar ini merupakan upaya untuk menyelamatkan diri dari penilaian sinis dari masyarakat. Dengan mengikuti perintah Presiden SBY untuk menghentikan pembahasan revisi UU KPK, diharapkan ada kesempatan untuk mengangkat pamor partai ini di mata publik.

"Sekarang ini dukungan orang ke KPK sangat kuat. Ketika ada partai yang bertentangan, maka publik akan menilai sinis. Ini ada celah positif. Apalagi kemarin Golkar sangat ingin membahas revisi UU ini," lanjutnya.

Arya melihat Golkar juga mempertimbangkan ancaman resuffle kabinet yang mengancam partainya. Selain itu, posisi Golkar di antara partai-partai koalisi lainnya juga terlindungi dengan langkah ini.

"Akan berbahaya jika dia (Golkar) tetap ngotot melanjutkan. Bisa-bisa dia kehilangan muka. Golkar kan dapat ancaman reshuffle. Mereka juga khawatir akan itu," tutur Arya.


rencana kenaikan BBM sebabkan penimbunan bbm, bbm bersubdisi jadi langka.saksikan peneluran Reportase investigasi minggu pukul 16.45 WIB Hanya di TransTV

(sip/trq)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    58%
    Kontra
    42%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000