Detik.com News
Detik.com

Rabu, 10/10/2012 23:56 WIB

Korban Perampokan Kapak Merah Kenali Ciri-ciri pelaku

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Korban aksi perampok kapak merah mengenali ciri-ciri pelaku. Pasalnya salah seorang pelaku tak menutupi wajahnya saat melakukan aksi kejahatan.

"Salah seorang pelaku yang mengeluarkan kampak tidak memakai helm," ujar korban yang bernama Agus usai membuat laporan di Polsek Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (10/10/2012).

Agus menjelaskan saat motor miliknya dicegat oleh salah seorang pelaku, dia juga sempat memperhatikan motor milik pelaku. "Pelaku yang mengeluarkan kapak menggunakan motor Suzuki Satria F, sementara pelaku lain memakai motor rakitan," jelasnya.

Dia menambahkan salah seorang pelaku yang menggunakan senjata tajam tidak mengenakan helm. "Saat itu salah seorang pelaku yang membawa kapak tidak mengenakan helm, orang itu berambut keriting, dengan mengenakan jaket sweater berwarna merah," lanjutnya.

Sementara itu, dihubungi secara terpisah Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, AKBP Dian Perry mengaku aksi kejahatan kappak merah merupakan modus baru di wilayah Jakarta Timur. Menurutnya kejahatan dengan menggunakan kapak merah belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah Jakarta Timur.

"Ini terbilang baru untuk wilayah Jakarta Timur. Karena memang sebelumnya belum pernah terjadi," ucap Dian.

Saat ditanya apakah ada kemungkinan pelaku merupakan jaringan lama yang sebelumnya membuat resah warga Jakarta, Dian mengaku belum dapat memastikan hal itu. Sebab belum diketahui pasti ciri-ciri pelaku dan bagaimana pelaku melakukan aksinya. "Saat ini kita masih mengumpulkan informasi terkait peristiwa tersebut. Nanti setelah informasi terkumpul baru kita upayakan langkah selanjutnya," jelas Dian.

Dian menjelaskan para pelaku juga tidak bisa begitu saja digolongkan sebagai pemain lama yang biasa menggunakan kapak berwarna merah. Pasalnya, kapak dengan jenis serupa dapat dibeli di mana saja. Kapak tersebut bisa saja dibeli dari penjual umum, kemudian gagangnya dimodifikasi dan dicat dengan warna merah.

"Nah siapapun bisa melakukan hal itu. Jadi kita belum bisa memastikan siapa pelaku dan apakah pelaku ada hubungannya dengan sindikat lama," tandasnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(edo/trq)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%