Rabu, 10/10/2012 20:33 WIB

Eep: Saya Menentang Orang yang Dorong Jokowi Maju untuk 2014

Ganessa - detikNews
Jakarta - Eep Saefulloh Fatah, konsultan politik yang juga dikenal dekat dengan Jokowi tidak setuju bila Gubernur DKI terpilih itu maju 2014. Jokowi harus bekerja keras untuk Jakarta lebih dahulu, memenuhi janji politiknya di Pilgub.

"Jadi saya termasuk orang yang menentang kalau ada orang yang terus mendorong-dorong Jokowi untuk berpikir 2014. Jokowi harus konsentrasi sukses di Provinsi Jakarta dan sukses kepemimpinan. Jadi pikiran 2014 itu mengganggu dan tidak sehat," kata Eep usai diskusi di Lemhanas, Jakarta, Rabu (10/10/2012).

Eep pun pernah berbincang dengan Jokowi, dan mencapai kesepakatan bahwa tanggung jawab Jokowi yang besar adalah membuktikan semua janjinya di Pilgub Jakarta.

"Jadi ekspektasi keberhasilan Jokowi kan besar sekali, tidak masuk akal kalau dia akan sukses 2 tahun," jelasnya.

Eep juga bercerita soal sosok Jokowi yang sukses meraup kemenangan di Jakarta. Sosok Jokowi adalah jenis baru politisi yang ditandai oleh 2 karakter. Yang pertama orientasi untuk melayani publik, yang kedua bersahabat dengan rakyat.

"Nah 2 karakter ini tidak banyak ditemukan pada umumnya politisi. Itulah yang mempermudah proses pemenangan kemarin karena karakternya itu. Dilepas ke tengah masyarakat, dia sudah membaur bersama serta melayani publik dan bersahabat dengan rakyat," terang Eep.

Selain itu, di balik kelembutannya Jokowi orang yang keras. Di Solo misalnya, dia pernah menolak bertemu dengan seorang donatur besar karena donatur besar itu punya beberapa proyek besar di Solo.

"Jokowi nggak mau ketemu kata dia itu conflict of interest. Itu kan artinya orang yang keras. Ketika dia bersikap dengan tegas seperti itu, dia diharapkan bisa bersikap tegas pula dalam hal yang lain. Salah satu yang dipunyai Jokowi bukan hanya konsep reformasi birokrasi tetapi formula mafia management, bagaimana me anage mafia-mafia di Jakarta dan ditunjukan dalam kerangka kerja pemerintahan," tuturnya.


Simak rangkuman beragam peristiwa penting dan menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam", pukul 1.00 WIB, hanya di Trans TV.

(ndr/ndr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    62%
    Kontra
    38%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel