detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 08:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 10/10/2012 13:53 WIB

5 Film tentang Perang Narkoba dari Kisah Nyata

Nograhany Widhi K - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 5 dari 6 Next »
dok Wikipedia
4. Blow

Blow merupakan bahasa slank untuk kokain. Film ini bercerita tentang kisah nyata bandar besar narkoba AS George Jung pada tahun 1970-an.

George merupakan bandar kokain yang menjual kokain hasil selundupan dari Kartel Medelin di Kolombia yang sejaringan dengan Pablo Escobar.

Aksi George membuat kokain yang dijual di AS ini menjadi semakin terjangkau. Film ini bercerita mengenai kehidupan pribadi George, dari yang sebelumnya menjadi bandar ganja menjadi bandar kokain.

George akhirnya berhasil ditangkap dan dijatuhi hukuman 60 tahun penjara. Faktanya, George akan dibebaskan pada 27 November 2014.

George Jung di film ini dilakoni oleh aktor Johny Depp, film ini disutradarai Ted Damme dan dirilis 2001.

Next page :
5. American Gangster


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%