Rabu, 10/10/2012 08:52 WIB
Hidup Bak Raja Meski Dipenjara
“Saya bilang ke mereka (istri dan ibunya) tidak akan main narkoba,” kata Adami terisak saat ditemui majalah detik. Sebelum tertangkap di Jakarta, Adami sempat menjadi guru bahasa Inggris di Sabah, Malaysia. Namun meski kerja di negeri Jiran, Adami tinggal di Tarakan, Kalimantan Timur.
Ia sengaja memilih tinggal di Tarakan supaya bisa terus memperpanjang visanya. “Karena kapal laut hanya 45 menit. Jadi saya mengaku turis supaya bisa memperpanjang visa,” kata pria yang memakai nama samaran Abu bila berada di Indonesia itu.
Adami mengaku terpaksa minggat dari negara asalnya karena di sana tidak aman. Apalagi dirinya saat di Nigeria berprofesi sebagai polisi yang punya risiko tinggi.
***
Tulisan lengkap Hidup Bak Raja Meski Dipenjara bisa dibaca GRATIS di edisi terbaru Majalah Detik (edisi 45, 8 Oktober 2012). Edisi ini mengupas tuntas pengakuan Adami Wilson gembong narkoba internasional dengan tema ‘Rp 3 Miliar Vonis Mati Batal’. Juga ikuti artikel lainnya yang tidak kalah menarik seperti rubrik nasional membahas KPK vs Polri ‘Jumat Mencekam di Kuningan’ Internasional ‘Tangan Sarkozy di Kematian Khadafi’, rubrik gaya hidup ‘Cosplay, Wow Gitu’ berita komik ‘Mendayung Sampan, Berburu Sinyal’ rubrik seni dan hiburan dan review film ‘Looper’, WKWKWK ‘Jambret Ketimpa Bajaj’, serta masih banyak artikel menarik lainnya.
Untuk aplikasinya bisa di-download di apps.detik.com dan versi pdf bisa di download www.majalahdetik.com. Gratis, selamat menikmati!
Bahan makanan sisa restoran dimanfaatkan oknum pedagang curang. Kemana saja produk olahan mereka dijual? Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.
(iy/iy)
Dapatkan ulasan lengkap Fokus dengan mendownload edisi Majalah detik melalui tablet Android dan iPad, atau download versi PDFnya di majalahdetik.com.
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Out Of Control, Terios Tabrak Pohon dekat TPU UI
456 share this. -
Hujan Diperkirakan Guyur Wilayah Jabodetabek Sore Hingga Malam Hari Ini
438 share this. -
Ketika Orang Rusia Belajar Bahasa Indonesia
426 share this. -
KPK Pertimbangkan Periksa Darin Mumtazah di Kediamannya
407 share this. -
Nekat! Perempuan Ini Interupsi Pidato Presiden AS Barack Obama
390 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Laporan Khusus Terbaru
Indeks Laporan Khusus ยป
-
Kamis, 23/05/2013 07:41 WIB
Sisa Dendam Kerabat Soeharto
-
Rabu, 22/05/2013 07:53 WIB
XTC Meradang karena Klewang
-
Selasa, 21/05/2013 17:55 WIB
Keluar Masuk Bui, Sangar-sangar Takut Istri
-
Selasa, 21/05/2013 07:38 WIB
Sinchan: Sex, Drugs, and Criminal
-
Senin, 20/05/2013 15:06 WIB
Ancaman Mematikan Ketua Besar
-
Sabtu, 25/05/2013 06:02 WIB
Ini 4 Momen PKS 'Hampir' Keluar dari Koalisi Setgab
-
Sabtu, 25/05/2013 07:11 WIB
3 'Serangan' Fahri Hamzah ke KPK di Kasus Suap Daging Impor Sapi
-
Sabtu, 25/05/2013 05:00 WIB
Ketika Orang Rusia Belajar Bahasa Indonesia
-
Sabtu, 25/05/2013 05:05 WIB
KPK Pertimbangkan Periksa Darin Mumtazah di Kediamannya
-
Sabtu, 25/05/2013 06:54 WIB
Truk vs Truk di Tol Cibitung, Seorang Sopir Tewas
-
Sabtu, 25/05/2013 06:36 WIB
Hujan Diperkirakan Guyur Wilayah Jabodetabek Sore Hingga Malam Hari Ini
-
Sabtu, 25/05/2013 03:32 WIB
Selain Ingrid Loyau, Ini 2 'Malaikat' yang Menolong Tentara Inggris
-
Sabtu, 25/05/2013 04:08 WIB
PD Mulai Bahas Rotasi Fraksi Awal Pekan Depan
-
549 Komentar
-
367 Komentar
-
250 Komentar
-
206 Komentar
-
205 Komentar
-
145 Komentar
-
136 Komentar
-
124 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 20:55 WIB
Keluarga NN datangi Abdul, Ajukan Pernikahan Sebagai Jalan Damai
-
Jumat, 24/05/2013 20:39 WIB
Sebelum ke Korlantas, Sopir Sukotjo Foto-foto di Samping Uang Rp 2 M
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer












Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
