Selasa, 09/10/2012 05:52 WIB

Dini Hari, 2 Kecelakaan Truk Kontainer Terjadi di Tol Dalam Kota

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Pagi hari ini dua kecelakaan truk terjadi di dua tempat tempat berbeda di tol dalam kota Jakarta. Akibat peristiwa itu, lalu lintas menjadi tersendat.

"Sebuah truk menabrak truk yang berada di depannya, akibatnya salah satu dari truk tersebut terguling di tengah jalan," ujar petugas jaga sentral komunikasi Jasa Marga, Djahit, saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (9/10/2012).

Djahit mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 3.00 WIB, di ruas jalan tol Grogol Km 15.200 menuju arah Bandara International Soekarno-Hatta.

"Kejadiannya di lajur dua dan sudah dalam penanganan petugas kini truk tersebut sudah dipindahkan ke bahu jalan," ujarnya

Sementara kecelakaan tunggal yang melibatkan truk kontainer lainnya terjadi di perempatan Tomang, Jakarta Barat. Salah seorang petugas TMC Polda Metro Jaya, Brigadir Taufik, menuturkan sebuah truk kontainer bernopol B 9394 FEH terbalik.

"Saat ini sudah dalam penanganan petugas. Pada saat kejadian itu ramai warga yang melihat, setelah dilakukan penanganan arus lalu lintas sudah lancar," tandasnya.

Akibat dua kecelakaan itu, arus lalin sempat tersendat. Namun demikian, tidak ada korban jiwa dari dua kecelakaan tersebut.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(edo/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
89%
Kontra
11%