Detik.com News
Detik.com
Senin, 08/10/2012 17:35 WIB

Pendaftaran Calon Gubernur Sumut Jalur Perseorangan Dibuka

Khairul Ikhwan - detikNews
Pendaftaran Calon Gubernur Sumut Jalur Perseorangan Dibuka Foto: khairul ikhwan/detikcom
Medan - Para peminat jabatan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) melalui jalur perseorangan sudah dapat bersiap-siap. Proses pendaftaran sudah dibuka Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumut.

Anggota KPUD Sumut Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu, Turunan B Gulo menyatakan, ada beberapa agenda pelaksanaan Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut yang sedang berlangsung sekarang ini. Salah satunya tahapan proses pendaftaran bagi calon perseorangan.

"Proses yang tengah berjalan saat ini yakni penyerahan daftar dukungan bakal pasangan calon perseorangan. Calon harus menyerahkan bukti dukungan dari masyarakat berupa fotokopi kartu identitas," kata Gulo kepada wartawan di Medan, Senin (8/10/2012).

Tahapan penyerahan bukti dukungan itu sudah dimulai sejak Minggu (7/10/2012), tetapi memasuki hari kedua, belum satu pun calon pasangan yang menyerahkan bukti dukungan. Sedangkan penutupan akan dilaksanakan pada 13 Oktober mendatang, pukul 24.00 WIB.

Sesuai dengan persyaratan yang ditentukan, maka calon perseorangan harus menyerahkan bukti dukungan minimal sebanyak 479.322 fotokopi KTP atau kartu identitas pengganti. Dukungan itu setidaknya harus berasal dari 17 kabupaten dan kota di Sumut. Selain itu calon juga harus melampirkan data pendukung itu dalam bentuk softcopy.

Nantinya jika proses penyerahan bukti sudah memenuhi syarat, barulah calon perseorangan tersebut dapat mendaftar sebagai calon. Jika syarat dukungan minimal ini tidak terpenuhi, maka pendaftaran akan ditolak.

"Saat ini ada 100 petugas KPUD Sumut, termasuk 60 dari kalangan mahasiswa yang kita rekrut, untuk memverifikasi jumlah dukungan yang diajukan calon perseorangan. Jika kurang dari jumlah yang telah ditentukan, mereka tidak bisa mendaftar," kata Gulo.

Jika persyaratan yang ditetapkan dapat dipenuhi, maka calon perseorangan tersebut dapat mendaftar pada 10 November 2012, bersama-sama dengan calon gubernur yang diusung partai politik.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rul/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%