Senin, 08/10/2012 15:05 WIB

Dikeluarkan dari SMP Setelah Diperkosa Kenalan FB, Siswi di Depok Shock

Hendrik I Raseukiy - detikNews
Depok - Orangtua siswi SMP di Depok, Jabar, mengaku kaget dan sedih mengetahui anaknya pulang sambil menangis karena dikeluarkan pihak sekolah. Hingga kini anaknya masih shock.

"Anak saya pulang dari sekolah sambil nangis. Dia shock," tutur Victor (42) dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di rumahnya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Senin (8/10/2012).

Victor menjelaskan, sejak awal anaknya tidak mau ke sekolah. Namun Victor dan istrinya membesarkan hati anaknya, sehingga anaknya kembali ke sekolah. Dia meminta anaknya tidak terus meratapi musibah yang dialaminya beberapa waktu lalu.

Anak Victor dilaporkan hilang sejak Sabtu (22/9) lalu. Selama dibawa penculik yang tak lain kenalannya di Facebook, korban sempat diperkosa sebanyak empat kali. Remaja malang itu juga kerap dicekoki dengan minuman keras.

Korban dibawa ke beberapa tempat seperti ke Bojong Gede, Parung, Ciseeng, dan Cibinong. Korban tak bisa melarikan diri karena diancam dibunuh oleh penculiknya yang merupakan sopir angkot itu. Penculik bermaksud menjualnya ke Batam. Dia selamat setelah dicampakkan pelaku di Terminal Depok, Minggu (30/9/2012).

Victor berinisitif melaporkan ke Komnas Perlindungan Anak (PA). Atas pengaduan itu, Komnas PA sudah berusaha mengkonfirmasi pihak sekolah tapi belum mendapat respons. Jika tak direspons, Komnas PA berencana melaporkan hal tersebut ke Kemendikbud.

Hingga kini, pihak sekolah belum berkomentar atas kejadian ini. Sejumlah wartawan masih berusaha mengkonfirmasi.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(try/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%