detikcom
Minggu, 07/10/2012 17:01 WIB

Warga Gowa Temukan Mayat Perempuan di Dalam Koper

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Makassar - Sesosok mayat perempuan yang tersimpan di dalam koper ditemukan warga di sungai kering Dusun Biring Bonto, Desa Palantikang, Kecamatan Patalassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, sekitar pukul 07.00 Wita, Minggu (7/10/2012).

Koper merek Polo yang tergembok ini pertama kali ditemukan oleh Ismail, warga asal Makassar yang sedang berolahraga sepeda di sekitar daerah perbatasan Gowa-Makassar ini.

Saat ia hendak buang kecil di dekat jembatan kecil, Ismail melihat koper di sungai yang sudah mengering tersebut. Karena penasaran ia pun menghampiri koper tersebut dan memanggil warga untuk ikut menyaksikan koper yang mencurigakan tersebut.

"Saya tadinya mau buang air kecil, tapi saya kaget saat melihat koper dalam keadaan terkunci, koper itu juga terasa berat dan sangat mencurigakan," ujar Ismail yang ditemui wartawan di sekitar tempat kejadian perkara.

Warga pun berinisiatif memanggil aparat kepolisian untuk mengetahui isi koper tersebut. Aparat Polsek Patalassang yang datang ke lokasi langsung membuka isi koper yang ternyata berisi mayat perempuan.

Kasatreskrim Polres Gowa AKP Syahrul yang dihubungi detikcom menyebutkan mayat perempuan tersebut memiliki ciri-ciri berkaos kerah lengan panjang warna kelabu dan menggunakan celana jeans. Rambutnya pendek ikal, kulit putih dan diperkirakan berusia sekitar 26 tahun. Polisi tidak menemukan kartu identitas korban, sehingga pihak Reskrim sementara ini menitipkan jenazah ke kamar mayat RS Bhayangkara, di Jl Mappaodang, Makassar.

"Saat ini kami masih mencari identitas korban, kami mengimbau bagi warga sekitar Gowa-Makassar, yang merasa kehilangan anggota keluarganya, dapat segera menyaksikan jenazah perempuan dalam koper tersebut ke RS Bhayangkara," ujar AKP Syahrul.

(mna/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel