detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 22:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 06/10/2012 16:04 WIB

Kasus Novel, Kabareskrim: Sidang Kode Etik Tak Hilangkan Pidana

Ganessa - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Kompol Novel Baswedan diduga melakukan penganiayaan terhadap enam pencuri sarang burung walet 2004 lalu. Novel dalam sidang kode etik dan profesi dinyatakan bersalah. Menurut Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Sutarman, sidang disiplin tidak menggugurkan pidana seorang anggota Polri.

Hal ini diutarakan Sutarman dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (6/10/2012). Dalam kesempatan itu hadir pula Direktur Kriminal Umum dari Polda Bengkulu, Kombes Pol Dedy Irianto selaku penyidik dalam kasus Novel tersebut.

"Peristiwanya (pidana) ada, tetapi siapa yang melakukannya ini sedang disidik kalau dinyatakan kemarin bahwa sidang disiplin sudah dilakukan tetapi sidang disiplin ini tidak menggugurkan pidana yang dilakukan oleh seorang anggota Polri," jelas Sutarman.

Menurut Sutarman, masyarakat bisa mengontrol dan mengoreksi penyidik Polda Bengkulu. Untuk itu ia siap bertanggungjawab apabila dugaan penganiayaan yang dituduhkan kepada Novel tidak benar.

"Masyarakat juga mengontrol dan mengoreksi penyidikan yang dilakukan oleh penyidik Polda Bengkulu. Kalau salah saya juga ikut bertanggungjawab karena fungsi penyidikan ini ada di Bareskrim," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Kombes Pol Dedy Irianto menyebut bahwa dugaan penganiyaan yang dilakukan oleh Novel tergolong berat. Oleh karena itu, Novel dikenakan pasal 351 ayat 2 dan 3 KUHP tentang penganiayaan yang menimbulkan luka berat dan sampai meninggal dunia.

"Murni ini adalah tindak pidana penganiyaan yang menimbulkan luka berat dan sampai meninggal dunia," jelas Dedy.Next

Halaman 1 2

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(ndr/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%