Jumat, 05/10/2012 17:09 WIB

Punya Sejarah Baik, Gerindra Berharap Hubungan dengan PDIP Berlanjut

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - PDIP dan Gerindra selama ini terlihat memiliki hubungan baik dengan menjali beberapa koalisi. Hubungan baik tersebut diharapkan dapat terus berlanjut.

"Saya melihat bahwa kader PDIP dan Gerindra di bawah itu cukup erat hubungannya. Sejak Pilpres 2009 dan Pilgub DKI Jakarta sudah menunjukkan koalisi PDIP dan Gerindra mudah dicerna dari masyarakat," kata Anggota Dewan Pembina, Martin Hutabarat, saat dihubungi, Jumat (5/10/2012).

Martin mengatakan selain kedekatan sejarah, PDIP dan Gerindra juga memiliki kedekatan pandangan soal Indonesia.

"PDIP dan Gerindra memiliki kesamaan pandangan soal bangsa dan negara seperti soal NKRI, soal Pancasila, soal ekonomi kerakyatan, dan pemberantasan korupsi, sehingga kerjasama ini soal strategis," ujarnya.

Gerindra berharap hubungan baik dengan PDIP dapat terus terjaga. Menurut Martin, hubungan kedua partai membawa harapan perubahan bagi rakyat.

"Gerindra menghargai PDIP-Gerindra memberikan resonansi bagi munculnya harapan pembaharuan di bawah, terutama bagi kader-kader PDIP dan Gerindra," paparnya.

Oleh karenanya, Martin berharap hubungan baik antara PDIP dan Gerindra dapat terus berlanjut. Dia yakin jika hubungan kedua partai berjalan baik, maka akan menjadi kekuatan yang bisa bicara banyak membawa perubahan bagi Indonesia.

"Mudah-mudahan hubungan baik ini tetap berlanjut," imbuhnya.

Sebelumnya Ketua Fraksi Gerindra Puan Maharani mengatakan koalisi antara PDIP dan Gerindra belum tentu berlanjut. Tak ada koalisi permanen dalam politik.

"Di dalam politik tidak ada koalisi permanen," kata Ketua Fraksi PDIP DPR, Puan Maharani, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (5/10/2012).

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(trq/mad)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%