detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 05:04 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 05/10/2012 11:12 WIB

Mahasiswa S3 UI Ditemukan Meninggal dengan Mulut Berbusa di Kamar Kos

Hendrik I Raseukiy - detikNews
Depok - Mahasiswa S3 Universitas Indonesia (UI) Hadi Susanto (35) ditemukan meninggal di kamar kosnya, Beji, Depok, Jabar. Ia tidak berpakaian, hanya mengenakan sarung. Di mulutnya ada sedikit busa.

Menurut penjaga kos, Mahfud (32), Hadi yang berasal dari Surabaya tersebut diketahui meninggal oleh salah satu temannya, Anas, pada pukul 10.00 WIB, Jumat (5/10/2012). Saat bertandang ke kos di Gang Sailun No. 6, RT 07/05, Kukusan, Beji, Kota Depok, Anas curiga karena Hadi tidak menjawab panggilannya.

"Mas Anas memanggil tapi tidak dijawab. Pintu tidak terkunci. Ketika dibuka, Mas Hadi sudah terkulai dengan ada sedikit busa di mulut," ujar Mahfud kepada detikcom di TKP.

Hadi terbaring di atas dipan. Ia tidak berpakaian, hanya mengenakan sarung. Laptopnya masih menyala.

"Mayatnya akan diautopsi dulu ke rumah sakit. Tidak ada ada bekas kekerasan fisik. Kesimpulannya ya menunggu hasil autopsi. Tanya Kanit Reskrim atau Kapolsek," ujar Kasi Humas Polsek Beji Aiptu Asa Bate'e.

Rumah kos tersebut terdiri dari 14 kamar dan dihuni 16 orang. Dari informasi yang dikumpulkan detikcom, Hadi adalah dosen UIN Surabaya yang sedang menempuh kuliah di UI.

Sampai sekarang polisi dari Polsek Beji masih olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari para saksi. Mayat Hadi Susanto masih di kamarnya.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(try/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
85%
Kontra
15%