Detik.com News
Detik.com

Jumat, 05/10/2012 11:12 WIB

Mahasiswa S3 UI Ditemukan Meninggal dengan Mulut Berbusa di Kamar Kos

Hendrik I Raseukiy - detikNews
Depok - Mahasiswa S3 Universitas Indonesia (UI) Hadi Susanto (35) ditemukan meninggal di kamar kosnya, Beji, Depok, Jabar. Ia tidak berpakaian, hanya mengenakan sarung. Di mulutnya ada sedikit busa.

Menurut penjaga kos, Mahfud (32), Hadi yang berasal dari Surabaya tersebut diketahui meninggal oleh salah satu temannya, Anas, pada pukul 10.00 WIB, Jumat (5/10/2012). Saat bertandang ke kos di Gang Sailun No. 6, RT 07/05, Kukusan, Beji, Kota Depok, Anas curiga karena Hadi tidak menjawab panggilannya.

"Mas Anas memanggil tapi tidak dijawab. Pintu tidak terkunci. Ketika dibuka, Mas Hadi sudah terkulai dengan ada sedikit busa di mulut," ujar Mahfud kepada detikcom di TKP.

Hadi terbaring di atas dipan. Ia tidak berpakaian, hanya mengenakan sarung. Laptopnya masih menyala.

"Mayatnya akan diautopsi dulu ke rumah sakit. Tidak ada ada bekas kekerasan fisik. Kesimpulannya ya menunggu hasil autopsi. Tanya Kanit Reskrim atau Kapolsek," ujar Kasi Humas Polsek Beji Aiptu Asa Bate'e.

Rumah kos tersebut terdiri dari 14 kamar dan dihuni 16 orang. Dari informasi yang dikumpulkan detikcom, Hadi adalah dosen UIN Surabaya yang sedang menempuh kuliah di UI.

Sampai sekarang polisi dari Polsek Beji masih olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari para saksi. Mayat Hadi Susanto masih di kamarnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(try/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 06/03/2015 11:25 WIB
    Hakim Sarpin Rizaldi: Saya Sudah Marah Ini
    Hakim Sarpin Rizaldi: Saya Sudah Marah Ini Sarpin Rizaldi, hakim yang menyidangkan gugatan praperadilan Komisaris Jenderal Budi Gunawan, muak terhadap Komisi Yudisial (KY). Ia tidak mau memenuhi panggilan KY.
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%