Kamis, 04/10/2012 20:58 WIB

Mobil Sedan Tabrak Pembatas Jalan di Tol Tambun, Lalin Macet

Prins David Saut - detikNews
Foto: Ilustrasi (detikcom)
Jakarta - Sebuah sedan yang masih belum diketahui identitasnya menabrak pembatas jalan di ruas tol Tambun yang menuju Cikampek. Akibat kejadian itu antrean kendaraan yang hendak menuju ke Cikampek mengular hingga 1 kilometer.

"Sekitar Tambun tersendat karena ada kecelakaan. Sebuah sedan menabrak bahu jalan di sekitar KM 21 ke arah Cikampek pukul 20.30 WIB," kata petugas Jasa Marga, Novi, pada detikcom, Kamis (4/10/2012).

Novi menjelaskan kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun belum ada info mengenai adanya korban luka dan pengendara mobil tersebut.

"Tidak ada korban jiwa, tapi informasi lengkapnya masih belum ada," ujar Novi,

Novi pun mengingatkan para pengguna jalan yang hendak melalui jalur tersebut agar berhati-hati. Kepadatan kendaraan sendiri telah terjadi sepanjang satu kilometer menjelang lokasi.

"Sudah ditangani petugas. Kepadatan menjelang KM 21 sekitar satu kilometer sekitar Tambun," tutup Novi.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(vid/trq)



Sponsored Link
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
90%
Kontra
10%