Detik.com News
Detik.com
Kamis, 04/10/2012 10:50 WIB

Atap SMAN 7 Depok Ambruk, Seorang Siswa Terluka

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
Atap SMAN 7 Depok Ambruk, Seorang Siswa Terluka Foto: Herry L/pembaca detikcom
Jakarta - Tiada angin dan hujan, atap SMAN 7 Depok, Jabar, ambruk. Seorang siswa terluka saat menyelamatkan diri.

Atap yang difungsikan untuk menutupi teras kelas itu ambruk sekitar pukul 06.50 WIB, Kamis (4/10/2012). Saat itu, para siswa tengah bersiap mengikuti kegiatan belajar mengajar.

"Satu siswa tertimpa reruntuhan. Memar di paha," kata salah satu saksi mata yang juga orangtua siswa, Herry, kepada detikcom.

Herry menuturkan, dia datang ke sekolah karena diberitahu atap sekolah ambruk. Ketika tiba di lokasi, ia kaget, karena kondisinya benar-benar di luar dugaan. Semuanya berantakan.

Rangka besi terlihat melengkung dan nyaris menghantam ruang kelas. Sedangkan eternit dan genting berserakan.

"Padahal ini bangunan baru. Kemungkinan salah konstruksi," jelasnya.

Saat ini, sejumlah orangtua siswa berdatangan ke sekolah yang beralamat di Leuwinanggung, Tapos, Depok tersebut. Pihak sekolah tengah rapat membahas masalah tersebut dan belum bisa dikonfirmasi mengenai hal tersebut.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(try/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%