detikcom

Rabu, 03/10/2012 16:14 WIB

Ratusan Buruh Kawasan Industri Pulogadung Konvoi, Cakung Semrawut

Nur Khafifah - detikNews
Jakarta - Ratusan buruh Kawasan Industri Pulogadung konvoi motor di Jl Raya Bekasi menuju Cakung, Jakarta Timur. Akibatnya di depan pintu masuk kawasan Industri Pulogadung hingga ke Jl Raya Bekasi KM 30 menjadi semrawut.

Konvoi buruh ini memenuhi seluruh badan jalan. Akibatnya pengendara yang lewat harus rela berada di belakang pendemo. Suara klakson pun bersahut-sahutan.

Dalam aksinya buruh terbagi dalam beberapa kelompok dalam berkonvoi ke Cakung, Jakarta Timur, Rabu (3/9/2012). 2 Kelompok mengarah ke Cakung dan ada satu kelompok ke arah Kawasan Industri Pulogadung.

Informasi yang dikumpulkan detikcom dari para pendemo, mereka mau ke Cakung untuk memadati jalan.

"Mari kita lanjutkan perjalanan kawan. Kita bikin pemerintah bingung. Kita penuhi jalan raya ini," teriak salah satu orator dari mobil pick up yang ikut berkonvoi.

Namun ucapan orator tidak sepenuhnya dipenuhi buruh. Sebagian buruh duduk-duduk di depan pabriknya masing-masing.

Beberapa polisi berjaga-jaga di sekitar lampu merah dan di depan kawasan industri Pulogadung.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nik/nwk)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
77%
Kontra
23%