detikcom
Rabu, 03/10/2012 13:38 WIB

Kejar Penjahat, Mobil Patroli Polisi Dilengkapi Kamera Perekam

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kini semakin mempercanggih sarana dan prasarana sebagai penunjang pelayanan masyarakat. Kini, Polri melengkapi mobil patroli dengan kamera perekam sebagai alat bantu dalam operasional petugas.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan bahwa pengadaan kamera pada mobil patrol ini merupakan proyek Mabes Polri.

“Ini yang mengadakan itu Mabes Polri. Kita, Polda Metro Jaya hanya menerima barangnya yang kemudian nanti akan disalurkan ke Polres-polres dan Polsek-polsek,” kata Rikwanto, Rabu (3/10/2012).

Polda Metro Jaya sendiri mendapat jatah 150 unit kamera. Kamera tersebut nantinya akan disebarkan ke masing-masing Polres dan Polsek.

“Untuk Polres dapat 2 unit dan Polsek 1 unit,” kata Rikwanto.

Dijelaskan Rikwanto, kamera tersebut nantinya akan tersambung pada sistem komputerisasi dan akan terkoneksi ke kantor polisi masing-masing wilayah. Nantinya, kamera ini akan tersambung secara online.

“Untuk sementara belum tersambung (secara online), masih established di mobilnya,” katanya.

Manfaat penempatan kamera pada mobil patrol tersebut adalah untuk mempermudah polisi dalam pengejaran atau pengungkapan kasus kejahatan kriminal. Kamera tersebut bisa membantu mengungkap kasus bila pelaku kejahatan yang dikejar mobil patroli melarikan diri.

“Ini sebagai patrol plus-plusnya, bisa untuk menangkap dan mengejar juga,” tutupnya.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(mei/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
29%
Kontra
71%