detikcom
Rabu, 03/10/2012 11:37 WIB

Polisi Tangkap Provokator Demo Buruh di Tanjung Priok

Prins David Saut - detikNews
David Saut/Detikcom
Jakarta - Polisi menangkap seorang oknum demonstran yang diduga menjadi provokator dalam aksi demo sopir truk kontainer di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Selain itu massa juga meneriaki dan melempari setiap truk yang lewat dengan botol air kemasan.

Sejak pagi, sekitar 2.000 orang berkumpul di Pos 9, pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (3/10/2012), Massa ini merupakan buruh sopir truk dan kontainer pelabuhan Tanjung Priok.

Saat sedang melakukan aksi sekitar pukul 10.50 WIB, tiba-tiba terdengar suara "Prangg". Rupanya salah seorang demonstran memukulkan tongkat bambunya ke kaca samping kiri truk yang sedang melintas hingga pecah.

Melihat kejadian itu, beberapa polisi yang berjaga langsung mengejar pelaku dan mengamankannya. Pelaku kemudian dimasukkan ke dalam mobil patroli dan dibawa ke Mapolres Jakarta Utara.

Tidak hanya itu, beberapa mobil kontainer dan truk yang melintas juga mendapat teriakan dan lemparan botol air kemasan para demonstran. Massa meminta sopir truk dan kontainer untuk bergabung. "Woiiii.. turun lo," teriak para demonstran ke arah sopir.

Untungnya, para demonstran tidak menutup jalan di Pos 9 sehingga perjalanan truk kontainer masih lancar.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fiq/nvt)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%