Selasa, 02/10/2012 14:14 WIB

Jokowi: Mas Rudy Lebih Menguasai Medan dan Lapangan

Muchus Budi R. - detikNews
Solo - Jokowi yakin Hadi Rudyatmo mampu menjalankan tugas selaku walikota Surakarta menggantikan dirinya. Dia bahkan memuji selama ini Rudy lebih menguasai medan dan lapangan dibanding dirinya. Meskipun demikian, dia juga akan memberikan beberapa pesan kepada Rudy mengenai hal-hal yang harus diperhatikan selama menjabat sebagai walikota mendatang.

"Pak Rudy telah tujuh tahun di pemerintahan bersama saya. Beliau sangat memahami persoalan, bahkan selama ini beliau lebih menguasai medan dan lapangan. Saya yakin beliau bisa menjalankan. Sedangkan nantinya wakil yang mendampinginya harus orang yang bisa saling mengisi dan saling memahami dengan beliau," ujar Jokowi kepada wartawan di Solo, Selasa (2/10/2012).

Namun demikian, Jokowi tetap akan memberikan pesan-pesan khusus kepada Rudy. Pesan khusus itu akan disampaikan secara tertulis. Sedangkan isinya adalah beberapa catatan yang harus diprioritaskan oleh Rudy selama menjabat sebagai walikota.

"Akan saya sampaikan secara tertulis. Isinya yang tentang hal-hal yang harus mendapat prioritas khusus. Misalnya, masalah pengelolaan Taman Jurug, pembangunan pasar tradisional, pengelolaan sampah dan beberapa hal lainnya," ujar Jokowi.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(mbr/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
84%
Kontra
16%