detikcom
Selasa, 02/10/2012 14:14 WIB

Jokowi: Mas Rudy Lebih Menguasai Medan dan Lapangan

Muchus Budi R. - detikNews
Solo - Jokowi yakin Hadi Rudyatmo mampu menjalankan tugas selaku walikota Surakarta menggantikan dirinya. Dia bahkan memuji selama ini Rudy lebih menguasai medan dan lapangan dibanding dirinya. Meskipun demikian, dia juga akan memberikan beberapa pesan kepada Rudy mengenai hal-hal yang harus diperhatikan selama menjabat sebagai walikota mendatang.

"Pak Rudy telah tujuh tahun di pemerintahan bersama saya. Beliau sangat memahami persoalan, bahkan selama ini beliau lebih menguasai medan dan lapangan. Saya yakin beliau bisa menjalankan. Sedangkan nantinya wakil yang mendampinginya harus orang yang bisa saling mengisi dan saling memahami dengan beliau," ujar Jokowi kepada wartawan di Solo, Selasa (2/10/2012).

Namun demikian, Jokowi tetap akan memberikan pesan-pesan khusus kepada Rudy. Pesan khusus itu akan disampaikan secara tertulis. Sedangkan isinya adalah beberapa catatan yang harus diprioritaskan oleh Rudy selama menjabat sebagai walikota.

"Akan saya sampaikan secara tertulis. Isinya yang tentang hal-hal yang harus mendapat prioritas khusus. Misalnya, masalah pengelolaan Taman Jurug, pembangunan pasar tradisional, pengelolaan sampah dan beberapa hal lainnya," ujar Jokowi.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mbr/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
60%
Kontra
40%