detikcom
Senin, 01/10/2012 09:19 WIB

Lagu SBY Awali Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya

Luhur Hertanto - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Sejarah pemberontan PKI dan operasi penumpasannya, menjadi kontroversi tahunan. Namun ini bukan alasan untuk tidak peringati hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober.

Seperti tahun-tahun lalu, upacara kenegaraan peringatannya digelar di areal Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur. Tepat pukul 08.00 WIB, Senin (1/10/2012).

Setibanya rombongan Presiden SBY dan Wapres Boediono di lokasi acara, upacara langsung dimulai. Presiden SBY bertindak sebagai pemimpin ucara, sedangkan yang menjadi komandan upacara adalah Kolonel Marinir Y. Sulistyanto.

Berbeda dibanding upacara yang lainnya, upacara Hari Kesaktian Pancasila dibuka dengan lagu hymne Mengheningkan Cipta. Lalu pembacaan naskah UUD' 45 oleh Ketua DPD Irman Gusman.

Pembacaan naskah pembacaan naskah ikrar mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila menyusul sesaat kemudian. Ikrar dibacakan dan ditandatangani Ketua DPR-RI, Marzuki Alie.

Setelah itu upacara pun ditutup dengan pembacaan doa oleh Menag Suryadharma Ali. Tidak ada sambutan inpektur, dan lagu Indonesia Raya menjadi penutup upacara.

Sejumlah pejabat tinggi negara hadir di lokasi upacara pagi ini. Di antaranya adalah Ketua MK Mahfud MD, Ketua MPR Taufik Kiemas, Ketua BPK, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Mentan Sarwono, Menkeu Agus Martowardoyo dan Mendagri Gamawan Fauzi.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(lh/fjp)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%